Dasar hukum hisab saat di hari kiamat

Keadilan sempurna yang tidak ditercampuri oleh kezhaliman

Allah akan memberi pahala dengan sempurna di hari kiamat, tanpa kurang sedikit pun, tidak ada seorang pun terzalimi walau dengan sebiji tanaman, lalu semua orang akan diberikan balasan amalnya mereka tidak terzalimi sama sekali

Wahai kaum mukmin, hendaklah kalian takut siksa pada hari kiamat, saat kalian dikembalikan kepada Allah. Setiap orang akan diberi balasan setimpal dengan perbuatan yang telah ia lakukan didunia. Setiap orang tidak akan dianiaya sedikit pun dalam mendapatkan balasan amalnya (Al-Baqarah 281)

Lukman berkta, “Wahai anakku tersayang. Jika ada perbuatan baik atau buruk sebesar biji sawi yang terjadi di tengah sahara, dilangit atau dibumi, pasti Allah akan memberikan balasan kepada pelakunya. Sungguh Allah Maha Mengetahui setiap benda sekecil apapun lagi Maha Mengawasi perbauan manusia setiap saat (QS Lukman 31[160])

Seseorang tidak dibebani hisab orang lain

Wahai Muhammad, tanyakanlah kepada kaum kafir Qurasiy, “Apakah patut selain Allah aku percayai sebagai tuhan? Padahal Allah adalah Tuhan yang maha Berkuasa atas apa saja. Apa saja dosa yang dilakukan oleh seseorang, ia bertanggung jawab atas dosanya itu, seseorang tidak menganggung dosa orang lain. kemudian kepada Allah lah kalian akan dikembalikan pada hari kiamat. Alah akan menjelaskan kepada kalian agama yang benar yang kalian perselisihkan di dunia (QS Al-An’aam [6]164)

Ini adalah keadilan yang tidak ada yang mengungguli, orang yang sesat akan memetik kesesatannya.

Orang-orang akan dikumpulkan dengan kesengsaraan mereka

Bahwa manusia tidak menanggung dosa orang lain. Allah berfirman, “Orang-orang kafir kelak akan menanggung dosa-dosa mereka sendiri ditambah dosa orang-orang lain yang mengikuti mereka. Pada hari kiamat kelak, mereka akan diminta tanggung jawab atas semua kebohongan yang telah mereka lakukan di dunia. (QS Al-Ankabut [29]14)

Oleh karena itu, orang-orang yang ingkar kelak pada hari kiamat akan memikul semua dosa mereka sendiri ditambah sebagian dosa orang-orang yang mereka sesatkan, tanpa mereka sadari adanya tambahan dosa itu. Sungguh amat buruk derita yang mereka tanggung itu (Al-Nahl [16]25)

Hal ini menunjukkan bahwa anuisa itu menanggung dosa sesuatu yang ia kerjakan dan dosa-dosa orang yang disesatkan dengan perkataan dan perbuatannya.

Seperti pada orang yang mengajak pada kebaikan akan menapatkan pahala dari orang-orang yang mengerjakannya, seperti pahala yang telah ia beri petunjuk, ia mengambil mangambil faedah ilmunya. Sebaliknya jika ia menyesatkan mereka maka ia juga menanggung dosa kesesatan mereka

Hamba akan melihat sendiri amalnya

Keadilan Allah terhadap hambanya tampak pada saat Dia memperlihatkan amal mereka, baik atau jelek, sehingga mereka akan menghukum sendiri, maka setelah itu tidak ada lagi halangan bagi mereka

Pada hari kiamat, setiap orang akan melihat balasan di akhirat atas kebaikan dan kejahatan yang dilakukannya di dunia, pada hari kiamat orang-orang kafir berkeinginan, alangkah baiknya sekiranya dosa-dosa mereka dilakukan didunia dahulu dihapuskan saja. Allah mengancam orang-orang kafir itu dengan siksa-Nya. Allah Maha Pemurah kepda semua hamba-Nya (QS Ali Imran [3]30)

Hamba Allah mengatahui amal-amalnya ketika ia diberi catatan amalnya, dan membacanya. Allah swt telah menceritakan bahwa di setiap dari manusa ada dua malaikat yang menulis amal baik dan buruk ketika ia mati, maka berhentilah penulisan tadi. Di hari kiamat, ia akan diberi buku catatn amalnya, lalu dikatkan kepadanya, Bacalah buku catatanmu sudah cukup bagimu untuk dihisab

Melipat gandakan kebaikan dan tidak melipat gandakan keburukan

Wahai manusia, jika kalian mau mendermakan harta kalian untuk membela Islam, niscaya Allah akan melipatgandakan pahala bagi kalian dan mengampuni dosa kalian. Allah adalah Tuhan yang Maha Pemberi balsaan kebaikan lagi Maha Penyantun (QS At-Tghaabun [64]17)

Pelipat gandakan yang diberikan Allah paling sedikit sebanyak 10 kali

Siapa saja yang bermal shaleh ia akan mendaptakan pahala sepuluh kali lipat dari amalnya. Siapa saja yang berbuat dosa ia akan diberi balasan yang setimpal dengan dosanya itu, orang-orang yang berbuat dosa tidak akan dihukum secara zhalim di akhirat kelak (QS Al-An’aam [6]160)

Allah berfirman dalam hadist qudsi

Kebaikan di balas dengan sepuluh kali atau Aku menambah kejelekan satu kalai atau Aku mengampuninya. Siapa yang bertemu dengan-Ku dengan segala kesalahan selam ia tidak menyekutukan-Ku niscaya Aku akan mengampuni.

Jenis amalan yang telah diberitahukan Rasul saw bahwa amal yang itu dilipat gandakan 10 kali adalah membaca Al-Qur’an, beliau bersabda, “Barangsiapa membaca satu huruf, dari kitab Allah, maka ia akan mendapatk kebaikan dan kebaikan akan dilipatganadakan 10 kali. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf, tapi alif satu huruf, lam satu huruf dan mim satu huruf.

Rasulullah saw menceritkaan dala hadis yang diriwayatkajoleh Bukhar dan lainnya sebagai berikut :

Rasulullah bolak balik saat mengadapar ana Nabi Musa dan Tuhan, sampai Mua memberi isyarat pada Musa pada Musa agar kembali pada Tuhannya. Beiau memnta agar diberi keringanan dalam shalat, sampai tinggal 5 waktu yang pada mulanya berjumlah 50 waktu,

Pada akhirnya Allah berfirman, Pada dasarnya ungkapan itu memiliki maksud yang sama, sebgaiamana yang telah tertulis dalam Ummul Kitab bahwa kebaikan dilipatganda 10 kali, 50 kali yang tercatat dalam Ummul kitab dan lima yang diberikan dilupatgandakan 10 kali.

Terkadang Allah melihpatgandakan lebih dari itu, lipat gandanya sampai 700 kali dan lebih baik dari itu, seperti pahala orang yang berfinfak di jalan Allah.

Orang-orang yang mendermakan hara mereka untuk membela Isla adalah laksana orang menanam sebuh biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipat gadakan pahala-Nya kepada siapa yang dikehendaki karean kedermawannya. Allah Mahalusas rahamat-Nya lagi Maha Mengetahui niat orang-orang yang berderma (QS Al-Baqarah[2]261)

Rahasia puasa diberi pahala tanpat batas, karena di dalam puasa terdapat sabar dan orang-orang yang sabar akan diberi pahala tanpa batas. Allah berfirman

Setiap amalan Hai Adam dilipatgandakan 10 kali sampai 700 kali, Allha berkata, “Kecuali puasa, puasa untukku, Aku akan membalasnya sendiri. (HR Bukhari & muslim)

Orang-orang yang bersabar akan mendapatkan pahala tanpa batas (QS Zumar-10)

Imam Al-Qurthubi berkata, ahli ilmu berkata setiap pahal ditakar dengan takaran dan ditimbang dengan timbangan keculai puasa.

Ketiaka orang-orang sehat mengerhatu besarnya pahala orag yang bersabar, maka dia berharap agar kulitnya dipotong-potong agar memperoleh pahala orang-orang yang sabar.

Rasulullah saw bersabda, “Orang-orang yang sehat mengharapkan di Hari Kiamat kulitnya dipotong-potong dengan gergajim karena mengetahui pahalanya oaran-orang yang tertimpa coabaan

Mengganti kejelekan dengan kabaikan (pahala)

Allah berfirman, “Keculai ia bertaubat, beriman dan bermal sholeh. Dosa-deosa mereka akan di tukar dengan pahala. Allah senantiasa Maha Pengampun lago Maha penyayang kepada semua makhluk-Nya. Siapa saja yang bertaubat dan beramal shalih, berarti ia telah kembali taat (taubat) kepada Allah dengan sebenar-benarnya (QS Al-Furqan[25]70-71)

Mendatangkan saksi terhada orang kafir dan munafik

Wahai Muhammad bgaiamana keadaan orang=orang yang bakhil di hari kiamat, tatkala Kami datangkan para nabi untuk menjadi skasi bagi setiap umatnya dan Kami datangkan para nabi untuk menjadi saksi bagi setiap umatnya dan Kami datangkan kamu untuk menjadi saksi kepada kaum muslimin (QW An-Nisa[40]41)

Wahai para rasuil, ingatlah pada saat Allah mengumpulkan semua rasul_nua di akhieat. Lalu Allah berfirman, “Wahai para rasul bagaiaman umat kalian di dunia dahaulu menjawab seruan tauhid kalian? Para rasul menjawab, “Kami tidak mengethaui keadaan umat yang telah kami tinggalkan, sesungguhnya Engkaulah Tuhan Yang Maha Mengetahui yang ghaib. (QS al-Maaidah[5]109)

Begitulah ketetapan Allah Wahai kaum mukmin, Kami telah menjadika  kalian umat yang adil, supaya kelaian dapat menjadi saksi bagi menusia leinnya dan Rasulullah menjadi saksi bagi kelaian di akhirat (QS Al-Baqarah[2]142)

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s