Jumlah siksaan neraka

Siksa neraka tidak akan berhenti selamanya

Orang-orang kafir akan mendapatkan adzab neraka Jahanam, dineraka, mereka tidak akan mati. Adzab bagi mereka tidak diringankan sedikippun. Begitulah Kami memberikan hukuman kepada tiap-tiap orang kafir (QS Fathir [35]36)

Sungguh orang-orang kafir akan kekal dalam siksa Jahanam. Mereka sama sekali tidak akan diringankan siksaannya. Mereka akan terus menerus merasa putus asa (QS Az-Zukhruf [43]74-75)

Itulah orang-orang yang menukar kehidupan akhirat dengan kesenangan dunia. Karena itu adzab untuk mereka tidak akan diringankan. Mereka tidak akan diberi pertolongan menghadapi siksa neraka (QS Al-Baqarah [2] 86)

Para penghuni neraka berkata kepada malaikat penjaga Jahanam “Mohonkan kepada Tuhan kalian supaya Tuhan meringankan adzab bagi kamu satu hari saja.” Para malaikat penjaga neraka berkata, “Apakah di dunia dahulu belum datang kepada kalian rasul-rasul Tuhan kalian yang membawa bukti-bukti kebenaran? Para penghuni neraka menjawa, ‘Sudah” Para malaikat berkata, “Kalau begitu, kalian memohon sendiri saja kepada Tuhan.” Akan tetapi permohonan orang-orang kafir itu sia-sia belaka (QS Al-Mukmin [40]49-50)

Ahmad bin Abu al-Hiwari ra berkata, “Saya mendengar Ibrajim ibn Ibrahjim berbicara di mimbar Masjid Damaskus, “Setiap saat penghuni surga akan selalu ditambah kenikmatannya secara berlipat ganda. Sedangkan penghuni neraka akan selalu dilipatgandakan siksannya setiap saat. “Allah bertitah kepada mereka, “Rasakan adzab neraka ini. Kami akan terus menerus menambahkan adzab kepada kalian (QS An-Naba [78]30)

 

Dilempar ditempat yang sempit

Ketika orang-orang kafir dilemparkan ke tempat yang sempit dalam keadaan terbelunggu ke tempat yang sempit dalam neraka Sa’ir, mereka mengumpat diri mereka sendiri dengan pernuh rasa marah (minta lekas binasa) (QS Al-Furqaan [18]13

Orang-orang musyrik akan mendapatkan siksa api neraka. Api neraka akan menjadi langit-langit dan lantai tempat tinggal mereka. Demikianlah Allah menyampaikan ancaman kepada hamba-hamba-Nya. Wahai hamba-hamba-Ku, taatlah kalian kepada-Ku (QS Zumar[39]16)

Kaab berkata, “Sesungguhnya di dalam neraka jahanam ada beberapa dapur api yang sangat sempit ukurannya seperti mata tombak salah seorang kalian yang akan dihimpitkan kepada mereka menurut kadar amal yang diperbuat.

Ibnu mas’ud berkata apabila masih ada orang yang tersisa di dalam neraka jahanam, maka mereka akan diletakkaan di dalam peti-peti yang terbuat dari api. Peti-peti itu akan di paku dengan paku yang terbuat dari api juga. Peti-peti yang sudah berisikan mereka tadi dimasukkan lagi ke dalam peti dan kemudian dilempaarkan ke dalam neraka Jahim. Mereka semua merasa bahwa tinggal mereka saja yang disiksa di dalam neraka. Kemudian Ibnu Mas’ud membaca ayat, “Penghuni neraka Jahanam mengeluarkan suara rintihan karena kesakitan dalam neraka, mereka tidak dapat mendengarkan suara apapun (QS Al-Anbiya [21]100)

 

Mereka menginginkan mati tapi tidak bisa

Ia paksakan meminum nanah itu namun ia tidak dapat menelannya. Sekalipun adzab datang bertubi-tubi dari segala penjuru, ternyata orang kafir di neraka tidak mati dan di hadapan mereka selalu datang adzab yang berat (QS Ibraahim [14] 17)

Orang yang taat kepada Allah akan mengambil pelajaran dari Al-Qur’an. Peringatan dengan Al-Qur’an itu pasti berguna bagi manusia. Akan tetapi orang-orang yang celaka akan menjauhi Al-Qur’an. Orang-orang yang menjauhi Al-Qur’an akan masuk ke dalam neraka yang hebat siksanya. Penghuni neraka tidak mati dan tidak pula hidup di dalamnya (QS Al-A’laa [87] 11-13)

Orang-orang kafir akan mendaptkan adzab neraka Jahanam. Dineraka, mereka tidak akan mati. Adzab bagi mereka tidak diringankan sedikitpun. Begitulah Kami memberikan hukuman kepada tiap-tiap orang kafir (QS Faathir [35]36)

 

Wajah mereka jadi hitam

Wahai Muhammad pada hari kiamat kelak, kamu akan menyaksikan orang-orang yang ketika didunia berdusta atas nama agama Allah. Engkau saksikan wajah-wajah mereka hitam kelam. Bukankah neraka jahanam adalah tempat tinggal bagi orang-orang yang sombong (QS Az-Zumar [39]60)

Pada hari kiaamat, wajah-wajah manusia ada yang berseri-seri dan ada pula yang hitam muram (bermuram durja). Adapaun mereka yang wajahnya hitam muram, para malaikat berkata kepada mereka, “Bukankah kalian dahulu didunia kafir setelah beriman? Karena itu, sekarang rasakanlah siksa api neraka akibat kekafiran kalian. (QS Ali Imran [3] 106)

 

 

Setiap kali kulit mereka terbakar, kami ganti dengan kulit lain, agar mereka dapat merasakan siksaannya

Kulit adalah indera peraba yang sangat sinsitif, sama Allah sengaja di buat sasaran agar menyakitkan.

Orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Al-Qur’an dan kenabian Muhammad, Kami akan masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus. Kami jadikan kulitnya utuh kembali, agar mereka tetap merasakan siksaan Allah. Allah Mahaperkasa menghukum orang yang durhaka dan Maha bijaksana dalam membuat syariat untuk manusia (An-Nisaa [4]56)

Dalam menasirkan ayat ini, Al-Hasan berkata, Mereka di bakar oleh api neraka sebanyak tujuh ribu (70.00) kali setiap hari. Setiap mereka terbakar diakatakan kepada mereka, “Kembalilah, maka kembalilah wujud mereka seperti sedia kala.

Wahai Muhammad tahukah kamu apakah neraka Saqar itu? Enggak tidak akan dapat bertahan hidup di dalam neraka Saqar dan penghuninya tidak akan dibiarkan lepas tanpa siksa. Mereka Saqar menjadikan kulit penghuninya berganti baru setiap kali hangus terbakar

 

Api membakar jantung penghuni neraka

Wahai orang celaka jangan beranggapan begitu. Orang celaka itu akan dicampakkan ke dalam neraka Huthamah. Wahai Muhammad, apakah kamu tahu tentang neraka Tuthamah itu? Neraka Huthamah adalah neraka Allah yang apinya berkobar-kobar. Apinya membakar orang celaka itu sampai menghanguskan jantungnya (QS al-Humazah [104] 4-7)

Muhammad ibn Kaab al Quradziy berkata mengenai ayat ini, Dia dibakar oleh api sampai ke dalam jantungnya. Apabila api itu telah membakar jatung maka akan dikembalikan seperti semula

 

Rintihan penduduk neraka

Penghuni neraka Jahanam mengeluarkan suara rintihan karena kesakitan dalam neraka, mereka tidak dapat mendengarkan suara apapun (QS Al-Anbiya [21]100)

Adapun orang-orang yang celaka pasti masuk neraka. Mereka tinggal di dalamnya dengan suara dengkuran dan penuh rintihan (QS Huud [11]106)

Rasulullah saw bersabda, “Orang-orang yang berada di dalam nereka menangis sampai kehabisan air mata. Sehingga mereka manangis dengan meneteskan air mata darah. Semua wajah mereka seperti lobang yang sangat dalam. Sendainya ada perahu di letakkan disana, pasti akan berlayar (HR Ibnu Majah)

 

 

 

Ingin keluar dari neraka

Orang-orang kafir itu berkata, “Wahai Tuhan kami, nasib sialah yang telah menimpa kami. Kami di dunia dahulu memang orang-orang yang sesat. Wahai Tuhan Kami, keluarkanlah kami dari neraka Jahanam ini. Sekiranya Engkau keluarkan kami dari neraka itu, lalu kami kembali berbuat dosa, sungguh kami adalah orang-orang zhalim. Allah berfirman, “Tinggallah kalian dengan rasa hina di neraka. Janganlah kalian banyak bicara kepada-Ku (QS Al—Muminuun [23]106-108)

Pada hari kiamat orang-orang kafir berseru kepada malaikat penjaga neraka, “Wahai malaikat, mohonlah kepada Tuhanmu agar kami matikan saja, agar kami dapat beristirahat dari siksa neraka. Para malaikat itu berkata Sungguh kalian akan terus tinggal di neraka itu dalam keadaan tersiksa (QS. Az-Zukhruf [43]78)

Para penghuni neraka berkata kepada malaikat penjaga Jahanam “Mohonkan kepada Tuhan kalian supaya Tuhan meringankan adzab bagi kamu satu hari saja.” Para malaikat penjaga neraka berkata, “Apakah di dunia dahulu belum datang kepada kalian rasul-rasul Tuhan kalian yang membawa bukti-bukti kebenaran? Para penghuni neraka menjawa, ‘Sudah” Para malaikat berkata, “Kalau begitu, kalian memohon sendiri saja kepada Tuhan.” Akan tetapi permohonan orang-orang kafir itu sia-sia belaka (QS Al-Mukmin [40]49-50)

Dineraka, orang-orang kafir terus menerus berteriak, “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari tempat ini. Pasti kami akan beramal shalih. Amal yang berbeda dari yang kami lakukan didunia dahulu. Allah berfirman, “Bukankah Kami telah memberikan umur panjang kepada kalian didunia, tetapi ternyata kalian tidak mau mengikuti petunjuk para rasul Allah yang telah mengingatkan kalian tentang siksa neraka? Karena itu rasakanlah oleh kalian adzab neraka ini. Orang-orang kafir itu tidak mendapatkan seorang pun yang menolong mereka dineraka (QS Faathir [35]37)

Siksaan berupa kehancuran

Wahai malaiat, ambillah orang kafir itu, lalu doronglah dengan keras ke tengah neraka Jahim. Kemudian tuangkan air mendidih ke atas kepala orang kafir itu. (QS Ad-Dukhaan [44]47-49)

Orang-orang kafir dan orang-orang mukmin adalah dua golongan manusa yang berbeda pendapat tentang Tuhan mereka masing-masing mengaku dirinya benar. Kelak di akhirat, orang-orang kafir mendapatkan potongan kain dari neraka untuk dijadikan pakaian bagi mereka. Kemudian kepala orang-orang kafir itu diguyur dengan air yang mendidih. Isi perut dan kulit orang-orang kafir itu meleleh karena sirman air mendidih itu (AL-Hajj [22]19-20)

 

 

Lima doa ahli neraka

Muhammad ibn Ka’ab al Qaradli berkata penduduk neraka memiliki lima macam doa. Yang empat diberi jawaban sedangkan satu yang terakhir tidak dijawab

Pertama, “Orang-orang kafir di akhirat berdoa, “Wahai Tuhan kami, Engkau telah mematikan kamu dua kali. Engkau juga telah menghidupkan kamu dua kali. Kami telah mengakui semua doa kami. Apakah ada jalan bagi kamu untuk keluar dari neraka ini (QS Al-Mukmin[40]11)

Dijawab Allah swt berfirman, “Wahai orang-orang kafir, begitulah nasib kalian. Didunia dahulu, katika nama Allah saja yang disebut, kalian marah. Tetapi ketika nama Allah dan tuhan-tuhan kalian disebut bersama, kalian mau menerima. Pada hari kiamat ini semua keputusan di tangan Allah, Tuhan Yang Mahatinggi lagi Mahaagung. (QS Al-Mukmin[40]12)

Kedua, Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami dapat melihat dan mendengar. Wahai Tuhan kami, kembalikanlah kami ke dunia. Pasti kami akan melakukan amal shalih. Sungguh kami akan menjadi orang-orang yang beriman (QS As-Sajdah [32]12)

Dijawab Allah swt berfirman, “Kami telah tetapkan bahwa neraka Jahanam itu akan dipernuhi oleh jin dan manusia yang kafir. Sekiranya pada diri jin dan manusia yang kafir ada keinginan beriman kepaa Allah niscaya Kami beri hidayah, sehingga mereka tidak menjadi penghuni neraka (QS As-sajdah [32]13)

Allah swt berberfirman kepada penghuni neaka Jahanam, “Sekarang rasakan adzab neraka Jahanm. Didunia dahulu kalian telah merlupakan pembalasan bagi kalin ini. Karena itum Kami tinggalkan kalian dineraka Jahanam. Rasakan adzab yang kekal disebabkan dosa-doa kalian dahulu. Sebenarnya orang-orang yang benar-benar beriman kepada ayat-ayat Kami adalah orang-orang yang keitka diingatkan dengan ayat-ayat Al-Qur’an, mereka merunduk bersujud seraya bertasbih memuji Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sombong di muka bumi QS As-sajdah [32]14-15)

Ketiga Wahai Tuhan kami, tundalah hari kiamat beberapa saat lagi, niscaya kami akan mematuhi seruan-Mu dan kami akan menaati para rasuil. Allah berfirman, “Bukankah kalian didunia dahulu telah bersumpah bahwa kalian tidak akan berpindah ke alam akhirat (QS Ibraahiim [14]44)

Dineraka, orang-orang kafir terus menerus berteriak, “Wahai Tuhan kami, keluarkanlah kami dari tempat ini. Pasti kami akan beramal shalih. Amal yang berbeda dari yang kami lakukan di dunia dahulu (QS Fathir [35]37)

 

Bukankah Kami telah memberikan umur yang panjang kepada kalia didunia, tetpai ternyata kalian tidak mau mengikuti petunjuk para rasul Allah yang telah emngingatkan kalian tentang siksa nerka? Karena itu rasakanlah oleh kalian adzab neraka ini. Orang-orang kafit itu tidak mendapatkan seorang penolong mereka dineraka (QS Fathir [35]37)

 

Siksaan ahli neraka secara maknawi

Pidato oblik di neraka Jahanam, ia mengumumkan bahwa dialah dulunya menggoda manusia dan megajak mereka pada kemaksiatan sehingga mereka tergelincir dalam neraka Jahanam

Ketika semua perkara telah selesai diadili, setan berkata kepada orang-orang kafir, “Sungguh Allah telah memberikan janji yang benar pada kalian. Aku juga telah memberikan janji kepada kalian. Sungguh aku tidak mempunyai kekuasaan sedikit pun untuk menyesatkan kalian. Aku hanya sekedar mengajak kalian, lalu kalian mengikuti ajakanku. Karena itu, janganlah kalian mencela aku. Tetapi hendaklah kalian cela diri kalian sendiri. Aku tidak dapat meminta pertolongan kepada siapapun untuk menyelamatkan kalian. Kalian pun tidak dapat meminta pertolongan kepada siapa pun untuk menyelamatkan diriku. Sungguh aku tidak bertanggungjawab atas semua perbuatan kalian menyekutukan Allah dengan aku di dunia dahulu sesungguhnya orang-orang yang menyekutukan Allah pasti memperoleh adzab yag pedih di akhirat (QS Ibrahm [14] 22)

Diantara siksaan maknawi adalah bahwa malaikat mencatat mereka sebelum mereka masuk ke neraka Jahanam

Hampir-hampir saja neraka Jahanam pecah karena marah kepada orang-orang kafir. Setiap kali sekelompok orang kafir dilemparkan ke dalam neraka Jahanam, para malaikat penjaga Jahanam bertanya kepada orang-orang kafir itu. Apakah di dunia dhulu tidak ada rasul Allah yang datng kepada kalian untuk menyampaikan ancaman adanya adzab akhirat?

Orang-orang kafir itu berkata, Benar telah datang seorang rasul yang menyampaikan ancaman adanya adzab akhirat kepada kami, tatapi kami mendustakannya. Kami katakan kepadanya, “Allah tidak pernah menurunkan agama apa pun kepada manusia, wahai para rasul, kalian ini benar-banar orang yang sangat sesat.”

Orang-orang kafir itu berkata kepada para malaikat penjaga neraka, “Sekiranya di dunia dhaulu kami mau mendengar atau meu mmengerti ajakan para rasul Allahm pasti kami sekrang tidak akan mejadi penghuni neraka Sa’ir.

Lalu orang-orang kafir itu mengakui dosa-dosa mereka. Sungguh amat celaka nasib para penghuni neraka Sa’ir (QS Al-Mulk [67]8-11)

Termasuk juga diantara siksaan maknawi adalah bahwa orang-orang mukmin menghina mereka dikahirat, sebagaimana mereka menghina orang mukmin di dunia

Orang-orang kafir didunia dahulu telah menertawakan orang-orang mukmin. Ketika orang-orang kafir lewat dihadapan orang-orang mukmin mereka selalu mencemooh orang-orang mukmin. Ketika orang-orang kafir berkumpul kembali sesama mereka, mereka kembali mencemooh orang-orang mukmin dalam senda gurau mereka. Mereka kaum kafir melihat orang mukmin, mereka mengatkan, “Sungguh kaum mukmin ini adalah orang-orang yang sesat.” Orang-orang kafirini tidaklah diutus untuk menilai orang-orang mukmin. Pada hari kiamat orang-orang mukmin mentertawakan orang-orang kafir. Disurga orang-orang mukmin melihat pemandangan surga dari atas sofa-sofa mereka. Kau mukmin bertanya, “Apakah orang-orang kafir itu sekarang idberi hukuman atas dosa-dosa yang telah mereka lakukan didunia dahulu? (QS Al-Muthaffifiin [83] 29-36)

 

                                                                                                       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s