Imam Syafii Kecil

Dalam usianya yang masih belia, Imam Syafii sudah dikirim ibunya ke Madinah untuk menuntut ilmu dari para ulama agung pada saat itu. Dinasehatinya ia oleh ibunya sebelum berangkat agar selalu jujur dalam kondisi apapun. Janganlah sampai keluar dari lisannya suatu kebohongan apapun meski sulitnya keadaan.

Keluarlah ia bersama kafilah yang hendak menuju Madinah setelah diberi bekal secukupnya oleh ibunya serta bersama itu juga diberi uang sebesar enam puluh dinar. Suatu jumlah yang cukup besar.

Ditengah jalan ternyata kafilah tersebut dihadang oleh penyamun yang segera merampas barang-barang yang dibawa oleh rombongan itu. Dan ketika pemimpin perampok itu berada dihadapan Syafiri kecil ia berkta, “Apa yang engkau bawa anak kecil? Imam Syafi’i berkta, “Uang sebesar enam puluh dinar” mendengar itu tertawalah pemimpin itu berserta kawanannya. Kemudian berkatalah wahai Anak apa masuk akal bocah seusia engkau membawa enam puluh dinar? Kemudian pemimpin itu menoleh kepada kawanannya. Kemudian anak ini, sesungguhnya ia sedang mengigau. Kemudian para perampok itu meninggalkan Imam Syafii serta kafilah itu.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s