Waktu mahal saudaraku

Dua kenikmatan yang banyak dilalaikan orang adalah kesehatan dan kesempatan.” (HR. Bukhari)

“Waktu adalah harta yang paling mahal yang pernah anda jaga, namun saya melihat, waktu paling mudah untuk anda sia-siakan.” (Ibnu Jauzi)

“Sudah saatnya berhenti untuk mengutuk dan mencaci masa lalu. Karena, semua itu tidak akan pernah kembali lagi kepada kita. Dan berhentilah memuji dan mendewakan segala kebaikan dan kesejahteraan yang kita angan-angankan di masa yang akan datang. Karena itu semua belum tentu akan kita dapatkan. Namun, kesempatan yang ada bagi kita adalah waktu dimana kita berada sekarang.”

“Apa yang telah berlalu telah mati. Adapun apa yang kita cita-citakan masih ghaib disana. Maka kesempatan bagimu adalah waktu dimana kamu berada sekarang.”

Ibnu Qoyyim pernah berkata,”Pemikiran yang paling cemerlang dan mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah di akhirat bermacam-macam. Diantaranya, berpikir bagaimana mengisi dan menggunakan waktu seefisien mungkin dan mencurahkan segala perhatian untuk mengatur waktu. Orang yang paham adalah orang yang tahu akan nilai waktu, apabila ia menyia-nyiakannya berati ia telah menyia-nyiakan kemaslahatan hidupnya, sebab kemaslahatan dan keberhasilan diperoleh karena penggunaan waktu yang efisien, dan waktu yang telah berlalu mustahil untuk diulang kembali.”

Ahmad Syauqi pernah berkata dalam syairnya,”Denyut jantung manusia selalu berkata kepadanya, “Sesungguhnya kehidupan ini hanyalah beberapa saat saja. Maka angkatlah nama baikmu untuk bekal apabila kamu mati, karena nama baik bagi manusia adalah umur baru.” Maka dari itu, sudah saatnya dan waktunya kita menjadi manusia sholeh karena mungkin esok atau lusa kita akan terlambat untuk menjadi Manusia Sholeh

Waktu adalah harta yang paling mahal yang pernah anda jaga, namun saya melihat, waktu paling mudah untuk anda sia-siakan.” (Ibnu Jauzi)

“Sudah saatnya berhenti untuk mengutuk dan mencaci masa lalu. Karena, semua itu tidak akan pernah kembali lagi kepada kita. Dan berhentilah memuji dan mendewakan segala kebaikan dan kesejahteraan yang kita angan-angankan di masa yang akan datang. Karena itu semua belum tentu akan kita dapatkan. Namun, kesempatan yang ada bagi kita adalah waktu dimana kita berada sekarang.”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s