Berkorban apa saja

kaligrafi-pemandanganPernah ada seseorang yang bertanya, “Kenapa orang yang mati syahid tidak dikubur dengan kain kafan melainkan dikubur berikut pakaian dan darahnya dan tida perlu disholatkan?” seorang ulama menjawab, “Sesungguhnya orang Msulim yang matinya tidak mati syahid di medan perang, ia ditemani oleh keluarganya dan ia pasti akan dishalati mereka yang mendoakannya dalam shalat jenazah agar ia diberi syafa’aat dari Allah, diampuni dosa, diterima amalnya, diteguhkan saat menjawab pertanyaan malaikat di dalam kubur, kuburannya dijadikan salah satu taman surga dan dikumpulkan di bawah panji Nabi Muhammad saw serta dimasukkan ke dalam surga. semua orang yang mengiringnya mendoakan si mayyit seperi itu kepada Allah.

Tetapi seorang yang mati syahid di medan perang tidak dishalatkan karena ia tidak memerlukan lagi syfaat dari manusia. Ia adalah tamu Tuhannya sejak saat ia mati syahid. Dan ia ada di sisi Tuhannya hidup dan tidak mati. Allah telah memberinya rizki dan tempat tinggal yang mulia. Ruhnya terbang laksana burung mengitari taman-taman surga.

Pernah dengar nama seorang sahabt Rasulullah saw, Malik bin Sinai? Beliau dikenal sebagai orang yang tak pernah menadahkan tanagnnya pada orang lain untuk memenuhi kebutuhannya. Ia dala salah seorang yang pernah di singgung olah Allah dalam firman-nya surat Al-Baqarah 273 sebagai orang yang dikira memiliki harta karena tidak pernah meminta pahadal kondisinya sangat membutuhkan bantuan.

Ïä!#ts)àÿù=Ï9 šúïÏ%©!$# (#rãÅÁômé& †Îû È@‹Î6y™ «!$# Ÿw šcqãè‹ÏÜtGó¡tƒ $\/ö|Ê †Îû Äßö‘F{$# ÞOßgç7|¡øts† ã@Ïd$yfø9$# uä!$u‹ÏZøîr& šÆÏB É#’ÿyè­G9$# Nßgèù̍÷ès? öNßg»yJŠÅ¡Î/ Ÿw šcqè=t«ó¡tƒ šZ$¨Y9$# $]ù$ysø9Î) 3 $tBur (#qà)ÏÿZè? ô`ÏB 9Žöyz  cÎ*sù ©!$# ¾ÏmÎ/ íOŠÎ=tæ ÇËÐÌÈ

 (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang Kaya karena memelihara diri dari minta-minta. kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), Maka Sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.

Malik bin Sianai pernah melewati tiga harim tanpa makan. Rasulullah mengetahui keadaannya dan baliau membanggakan Malik bin Sinan di hadapan para sahabatnya. “Barangsiaoa yang ingin memandang orang yang menjaga kehormatan dirinyam pandanglah Malik Bin Sinai, begitu puji Rasulullah saw

Waktu perang Uhud Malik bin Sianai mendatangi Rasulullah mengusap darah yang ada di wajah Rasulullah. Ia lalu kembali terjun berperang melawan orang-orang musyrikin hingga tubuhnya tercabik-cabik oleh tombah dan pedang.

Sebelum jasadnya dikuburkan Rasulullah saw kembali membanggakan Malik bin Sianai di hadapan Kaum Muslimin Rasul mengataka, “Barangispa yang ingin melihat seorang yang darahku dan darahnya telah bercampur, lihatlah Malik bin Sianai, Maha suci Allah.

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s