Ulama Suriah Beberkan Sejarah Syiah Jual Dataran Golan ke Israel

Rabu 17 Jamadilawal 1435 / 19 Maret 2014 06:36


golan heights closeup Ulama Suriah Beberkan Sejarah Syiah Jual Dataran Golan ke Israel

HAFEZ Assad tokoh anti Israel, dia berani melawan Yahudi. Demikian kata-kata yang sering diucapkan kelompok Syiah dalam menjelaskan sosok Presiden Suriah, Hafez Assad.

Pemimpin Nushairiyah itu naik menjadi Presiden melalui kudeta putih tahun 1970.

Namun benarkah Hafez adalah tokoh yang terdepan melawan Israel? Ulama senior asal Suriah Syekh Abdullah Musthafa Rahhal menunjukkan data sebaliknya.

Syekh yang kini menjadi Ketua Persatuan Ulama Idlib ini menerangkan Hafez memang tokoh yang dikenal licik. Dia begitu lihai untuk membuat citra dirinya anti Yahudi. Sedangkan kerjasama antar keduanya berjalan sistematis tanpa diketahui banyak orang. Jatuhnya dataran tinggi Golan yang tadinya wilayah Suriah ke Israel adalah bukti bakti Hafez kepada Israel.

Saat dataran tinggi dicaplok Israel pada perang Arab 1967, sebenarnya ada peran besar Hafez Assad di balik itu semua. Sebab yang terjadi adalah Hafez memberika Dataran Golan secara gratis kepada Israel. “Mereka melakukan deal-deal politik di balik itu semua,” ujarnya kepada Islampos, Selasa (18\3) di tengah roadshownya di Kuala Lumpur, Malaysia.

Arah kebijakan Suriah terhadap Israel langsung berubah setelah “menjual” Golan. Ketua Mahkamah Syariah di Aleppo Selatan ini mengatakan kedua negara ikut terlibat dalam membunuh pengungsi Palestina di Kamp Tal Zartar, Yordania tahun 1976.

Kerjasama itu berlanjut dalam pembantaian terhadap pengungsi Palestina di Kamp Shabra-Satila tahun 1982. “Hafez Assad bekerjasama dengan Syiah Lebanon dan Israel dalam tragedi itu,” bebernya.

Untuk menutupi kerjasamanya, Israel dan Suriah pun menjalankan beberapa skenario. Salah satunya adalah Israel “memberikan” kembali daerah Qunaitira kepada Assad. Menariknya, Assad menyambut “pemberian” ini dengan klaim bahwa Suriah membebaskan kembali Qunaitira setelah memerangi Israel.

“Pembebasan dari mananya? Qunaitira sekarang daerah yang tidak ada penduduknya. Gubernurnya malah tinggal di Damaskus,” ujarnya. [pz/Islampos]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s