Islam Kajian

Membuka cakrawala baru

Abu Khurayra Al-Kazakh, mujahid muda asal Kazakhstan yang gugur di Suriah

Sabtu, 5 Jumadil Akhir 1435 H / 5 April 2014 18:30

Abu Khurayra Al-Kazakh adalah seorang mujahid muda asal Kazakhstan yang turut berjihad melawan rezim Nushairiyah di Suriah bersama Jaish Al-Muhajirin wal Anshar.

Kabar syahidnya Abu Khurayra datang bersamaan dengan kabar syahidnya dua Mujahidin lainnya yang berasal dari Tajikistan dan Dagestan. Mereka dilaporkan gugur baru-baru ini saat melancarkan jihad di Suriah, menurut Akhbar Sham, sebuah situs web berbahasa Rusia yang mendukung Jaish Al-Muhajirin wal Ansar, sebuah kelompok mujahidin asing yang dipimpin oleh komandan dari Kaukasus.

Abu Khurayra Al-Kazakh, mujahid muda asal Kazakhstan yang gugur di Suriah

Abu Khurayra Al-Kazakh

Akhbar Sham melaporkan bahwa Abu Khurayra Al-Kazakh, Abu Ahmad Al-Tajik, dan Ismail Al-Dagestan telah syahid, in syaa Allah, di Suriah, namun tanggal tepat gugurnya mereka tidak diungkapkan. Ketiganya dikabarkan berjuang bersama Jaish Muhajirin wal Anshar; Abu Ahmad Al-Tajik bertempur di Brigade Imarah Kaukasus.

Diantara ketiga Mujahidin tersebut, Abu Khurayra adalah mujahid yang termuda. Kavkaz Center melaporkan bahwa dia baru berusia sekitar 19 tahun.

Sejak hari pertama berjihad, dia sudah terlihat [nyaman] seperti berada di rumah sendiri di tengah-tengah kelompok jihadnya.

Dia adalah salah satu dari mujahidin yang, selain masih muda, juga memiliki kharisma.

Melihat perilakunya dan mendengarkan dia berbicara, sepertinya sulit bagi kita untuk bisa membayangkan bahwa kita mungkin akan berdebat dengan dia.

Ceria, cerdas, dia suka ria bergabung dalam percakapan rekan-rekan mujahidinnya, dalam diskusi-diskusi, tapi tetap lembut dan santun, tanpa melelahkan dirinya sendiri atau teman-temannya.

Dia hampir tidak menceritakan apa-apa tentang dirinya, seperti yang biasanya dilakukan oleh mayoritas Mujahidin lainnya.

Salah seorang mujahid yang lebih senior sedikit usil menggodanya:

“Nah, anak padang rumput Kazakh, mari kita cari tahu namamu. Kau mau aku menyebut tiga nama untuk menebak namamu? Apakah kau Zhumabay? Bukan? Baiklah, itu berarti kau adalah Tuligen atau Serik.”

“Bukan,” jawabnya sambil tersenyum. “Namaku Abu Khurayra.”

Itu saja yang bisa diketahui tentang dia. Sebuah perjalanan hidup yang cukup singkat, namun mujahid muda ini meninggalkan jejak yang begitu benderang di hati rekan-rekan seperjuangannya, selamanya.

a1 a2 a3 a4 a5 a6 a7(banan/arrahmah.com)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: