Kristen Armenia: Mujahidin Bersikap Baik Kepada Kami

KIBLAT.NET, Kasab – Mujahidin Jabhah Islamiyah (Front Islam) berbicara dengan dua wanita tua Armenia di perbatasan penyeberangan Suriah-Turki di kota Kasab, provinsi utara Latakia. Pembicaraan itu bertujuan untuk menjelaskan keadaan sebenarnya di Kasab dan merespon rangkaian keprihatinan internasional atas nasib minoritas Kristen Suriah di Latakia utara.

“Kami berada di rumah kami. Kami tidak tahu apa-apa. Kami menuju masyarakat Kasab yang meninggalkan rumah mereka ke kota-kota lain,” kata Sorbohi , salah satu wanita yang diwawancarai dalam sebuah siaran video pro-oposisi jaringan Al-AAAN pada hari Rabu (2/4). Wawancara dilakukan di depan spanduk Jabhah Islamiyah dengan latar belakang penyeberangan perbatasan.

“Lima belas pria berjanggut datang ke rumah kami, menanyai kami beberapa pertanyaan dan kemudian memberitahu bahwa kami aman bersama mereka,” tambahnya.

Ia menggambarkan serangan mujahidin pada 24 Maret di kota Kasab yang merupakan tempat tinggal bagi 1.000 warga Armenia-Suriah, banyak dari mereka telah melarikan diri.

Kemudian, koalisi Jabhah Islamiyah, Ahrar al-Sham, Ansar al-Sham, dan Jabhah Nusrah menyerbu serta merebut kota mayoritas Armenia itu termasuk perbatasan Suriah-Turki.

Para pejuang mengalami kemajuan sejak merebut Menara 45 di Jabal Turkman sebuah daerah tertinggi di Latakia Utara, dan merebut wilayah pantai Mediterania dengan membebaskan desa al-Samara

Sejak itu, intensitas propaganda media pro-pemerintah kian gencar mengenai isu pertempuran di Kasab. Kasab yang berada pada 59 kilometer sebelah utara ibukota provinsi Latakia, dan kota Yacoubieh provinsi Idlib adalah satu-satunya kota mayoritas Armenia di Suriah.

Sebuah Hastag #savekessab telah disebarkan secara luas di Twitter, selebriti Amerika Kim Kardashian ikut meramaikan propaganda dengan memperingatkan bahaya “pembiaran pengulangan sejarah” Genosida Armenia pada tahun 1920.

Sejumlah foto dugaan pembantaian di Kasab telah beredar di media sosial, banyak dari foto tersebut merupakan rekayasa menggunakan Photoshop.

Pada hari Kamis, kantor berita resmi Suriah SANA melaporkan Kementerian Pertahanan Rusia telah menyinggung “pembantaian orang Armenia di Kasab” kepada Dewan Keamanan PBB.

Dalam sambutan minggu ini, perwakilan tetap Suriah untuk PBB Bashar al-Jaafari telah menuduh Turki mendukung pemberontak Suriah yang bertujuan untuk mengulangi genosida terhadap warga Armenia .

Di Latakia, pro-oposisi Latakia al-Hadath melaporkan mujahidin mempertahankan kontrol mereka atas menara 45 pada hari Kamis (4/4), meskipun pemerintah Suriah mengklaim telah merebut kembali puncak bukit strategis itu. Sementara itu, mujahidin menembaki markas milisi Tentara Nasional di Desa Qastal Ma’af.

Pada akhir wawancara, penerjemah bertanya kepada wanita Armenia, “Mereka mengatakan bahwa ketika mujahidin Islam datang, mujahidin menghancurkan gereja-gereja dan memukul dan membunuhi orang. Apakah ini terjadi dengan Anda ? “

“Tidak, mereka sangat baik kepada kami,” kata Sorbohi, wanita tua Armenia. (qathrunnada)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s