Islam Kajian

Membuka cakrawala baru

Tidak Ada Bedanya Orang Yang Tinggalkan Jihad dengan Orang Yang Tinggalkan Sholat

azzamSaya berpendapat , sekarang ini, tidak ada bedanya orang yang meninggalkan jihad dengan orang yang meninggalkan shalat, puasa dan zakat ! !!

Saya berpendapat semua penghuni dunia memikul tanggung jawab di hadapan Allah kemudian di hadapan sejarah.

Saya berpendapat tidak ada alasan yang bisa diterima untuk meninggalkan jihad, baik alasan berdakwah, sibuk menulis, tarbiyah dan sebagainya…

Saya berpendapat di atas leher setiap Muslim di dunia ini sekarang ini terikat beban dan tanggung jawab disebabkan mereka meninggalkan jihad fi sabilillah. Dan semua orang Islam telah memikul dosa karena enggan memikul senjata !

Jadi, setiap orang yang berjumpa dengan Allah, selain yang memiliki udzur yang jelas, sedangkan ia tidak ada senjata dengannya, ia berjumpa dengan Allah dengan menanggung dosa karena dia meninggalkan jihad. Karena hukum jihad sekarang ini adalah fardhu ain bagi setiap Muslim di dunia, selain orang orang yang memiliki udzur. Sedangkan orang yang meninggalkan kewajiban itu berdosa karena kewajiban itu definisinya adalah perbuatan yang pelakunya mendapat pahala dan orang yang meninggalkannya akan berdosa.

Sesungguhnya saya berpendapat,  Wallahu alam, bahwa orang orang yang dimaafkan Allah dalam meninggalkan jihad hanyalah orang buta, orang pincang, orang sakit, dan orang orang lemah seperti perempuan, dan anak anak yang tidak bisa berupaya dan tidak tahu jalan. Maksudnya, mereka tidak bisa berpindah ke medan perang dan tidak tahu jalan menuju ke sana . Maka berdosalah orang orang yang meninggalkan tugas perang, baik di Palestina dan Afganistan dan negeri negeri Islam lainnya yang diinjak dan dinodai oleh orang orang kafir dengan najisnya.

Dan saya berpendapat, pada hari ini tidaklah diperlukan lagi ijin kepada siapapun untuk berperang atau berjihad di jalan Allah. Tidak perlu ijin orang tua bagi anaknya, suami atas isterinya, atau orang yang menghutangi bagi orang yang berhutang, guru bagi muridnya, serta ijin pemimpin bagi yang dipimpinnya…

Abdullah Azzam

Wasiat pelaku serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

Senin, 6 Jumadil Akhir 1435 H / 7 April 2014 06:20
Wasiat pelaku serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

Abu Bakar Al-Himshi memberikan wasiat terakhir sebelum melakukan serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

HASAKAH (Arrahmah.com) – Abu Bakar Al-Himshi adalah mujahid Jabhah Nushrah yang melakukan serangan syahid terhadap markas milisi PKK loyalis Bashar Asad di wilayah Manajir, Hasakah pada hari Sabtu (25/1/2014) pagi. Serangan syahid yang ia lakukan sangat mengguncangkan milisi PKK dan mengawali kemenangan mujahidin Jabhah Nushrah atas milisi PKK di wilayah Manajir.

Dalam video yang dirilis oleh Yayasan Al-Manarah Al-Baidha’, sayap media mujahidin Jabhah Nushrah, pada Selasa (4/3/2014), Abu Bakar Al-Himshi muncul dan menyampaikan wasiat terakhirnya sebelum melakukan serangan syahid. Berikut ini terjemahan dari wasiat terakhir beliau tersebut.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah semata. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi yang tidak ada lagi nabi setelahnya. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Allah berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang telah disiapkan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran [3]: 133)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

أَفْضَلُ الشُّهَدَاءِ الَّذِينَ يُقَاتِلُوْنَ فِي الصَّفِّ فلا يَلْفِتُونَ وُجُوهَهُمْ حَتَّى يُقْتَلُوا أُولَئِكَ يَتَلَبَّطُونَ فِي الْغُرَفِ الْعُلَى مِنْ الْجَنَّةِ وَيَضْحَكُ إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ وَإِذَا ضَحِكَ رَبُّكَ إِلَى عَبْدٍ فِي الدُّنْيَا فَلَا حِسَابَ عَلَيْهِ

Seutama-utama golongan orang yang mati syahid adalah orang-orang yang bertempur di barisan paling depan, lalu mereka tidak menolehkan lagi wajah mereka sampai mereka terbunuh. Mereka itu bebas menempati ruangan-ruangan paling tinggi di surga dan Rabb mereka tertawa kepada mereka. Jika Allah telah tertawa kepada seorang hamba-Nya di dunia niscaya hamba tersebut tidak akan mengalami hisab di akhirat. ” (HR. Ahmad, Abu Ya’la dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath dan Al-Mu’jam Al-Kabir. Para perawi Ahmad dan Abu Ya’la adalah para perawi yang tsiqah)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالْجِهَادِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَإِنَّهُ بَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يُذْهِبُ اللَّهُ بِهِ الْهَمَّ وَالْغَمَّ

Hendaklah kalian berjihad di jalan Allah karena sesungguhnya jihad adalah salah satu pintu surga dan dengannya Allah menghilangkan duka cita dan gundah gulana.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir)

Saya berdoa kepada Allah semoga Allah mengampuni kami dan saudara-saudara kami mujahidin. Saya berdoa kepada Allah semoga Allah mengakhiri kehidupan kami dan saudara-saudara kami mujahidin dengan mati syahid. Saya berdoa kepada Allah semoga Allah menjaga saudara-saudara kami mujahidin.”

(muhib al majdi/arrahmah.com)

– See more at: http://www.arrahmah.com/jihad/wasiat-pelaku-serangan-syahid-terhadap-markas-milisi-pkk-di-hasakah.html#sthash.hZFIU4mT.dpuf

Wasiat pelaku serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

Senin, 6 Jumadil Akhir 1435 H / 7 April 2014 06:20
Wasiat pelaku serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

Abu Bakar Al-Himshi memberikan wasiat terakhir sebelum melakukan serangan syahid terhadap markas milisi PKK di Hasakah

HASAKAH (Arrahmah.com) – Abu Bakar Al-Himshi adalah mujahid Jabhah Nushrah yang melakukan serangan syahid terhadap markas milisi PKK loyalis Bashar Asad di wilayah Manajir, Hasakah pada hari Sabtu (25/1/2014) pagi. Serangan syahid yang ia lakukan sangat mengguncangkan milisi PKK dan mengawali kemenangan mujahidin Jabhah Nushrah atas milisi PKK di wilayah Manajir.

Dalam video yang dirilis oleh Yayasan Al-Manarah Al-Baidha’, sayap media mujahidin Jabhah Nushrah, pada Selasa (4/3/2014), Abu Bakar Al-Himshi muncul dan menyampaikan wasiat terakhirnya sebelum melakukan serangan syahid. Berikut ini terjemahan dari wasiat terakhir beliau tersebut.

“Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah semata. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi yang tidak ada lagi nabi setelahnya. Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk. Allah berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah kalian menuju ampunan dari Rabb kalian dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang telah disiapkan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran [3]: 133)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

أَفْضَلُ الشُّهَدَاءِ الَّذِينَ يُقَاتِلُوْنَ فِي الصَّفِّ فلا يَلْفِتُونَ وُجُوهَهُمْ حَتَّى يُقْتَلُوا أُولَئِكَ يَتَلَبَّطُونَ فِي الْغُرَفِ الْعُلَى مِنْ الْجَنَّةِ وَيَضْحَكُ إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ وَإِذَا ضَحِكَ رَبُّكَ إِلَى عَبْدٍ فِي الدُّنْيَا فَلَا حِسَابَ عَلَيْهِ

Seutama-utama golongan orang yang mati syahid adalah orang-orang yang bertempur di barisan paling depan, lalu mereka tidak menolehkan lagi wajah mereka sampai mereka terbunuh. Mereka itu bebas menempati ruangan-ruangan paling tinggi di surga dan Rabb mereka tertawa kepada mereka. Jika Allah telah tertawa kepada seorang hamba-Nya di dunia niscaya hamba tersebut tidak akan mengalami hisab di akhirat. ” (HR. Ahmad, Abu Ya’la dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Awsath dan Al-Mu’jam Al-Kabir. Para perawi Ahmad dan Abu Ya’la adalah para perawi yang tsiqah)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

عَلَيْكُمْ بِالْجِهَادِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى فَإِنَّهُ بَابٌ مِنْ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ يُذْهِبُ اللَّهُ بِهِ الْهَمَّ وَالْغَمَّ

Hendaklah kalian berjihad di jalan Allah karena sesungguhnya jihad adalah salah satu pintu surga dan dengannya Allah menghilangkan duka cita dan gundah gulana.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir)

Saya berdoa kepada Allah semoga Allah mengampuni kami dan saudara-saudara kami mujahidin. Saya berdoa kepada Allah semoga Allah mengakhiri kehidupan kami dan saudara-saudara kami mujahidin dengan mati syahid. Saya berdoa kepada Allah semoga Allah menjaga saudara-saudara kami mujahidin.”

(muhib al majdi/arrahmah.com)

– See more at: http://www.arrahmah.com/jihad/wasiat-pelaku-serangan-syahid-terhadap-markas-milisi-pkk-di-hasakah.html#sthash.hZFIU4mT.dpuf


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: