Kontradiksi Dari Perkataan Abu Muhammad Al-Adnani

Al-Adnani

Kontradiksi Dari Perkataan Abu Muhammad Al-Adnani

Kultwit dari Akun @ShamLovers

بسم الله الرحمن الرحيم

Segala puji bagi Allah SWT, shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga-keluarganya, para sahabatnya dan kepada para pengikutnya, amma ba’du..

Follow akun @ShamLovers untuk melihat tweet kami yang kemarin di hashtag :

كلمة_العدناني #

Kami telah men-tweet beberapa tulisan dengan menggunakan hashtag tersebut, ada beberapa orang yang menuduh bahwa itu adalah tweet yang bernada sinis serta tuduhan-tuduhan lainnya karena kami menyeru  mereka untuk betaubat kepada Allah, kemudian mereka mengatakan kepada saya: “ mungkin anda terpengaruh” tetapi saya tidak memahami perkataannya tersebut.

Yang penting, saya ingin mentweetkan kembali perkataan yang tidak mengandung gaya bahasa sarkasme dengan menggunakan hashtag yang sama :

كلمة_العدناني #

Dia ini sangat kontradiktif dalam perkataannya bahkan dalam dirinya juga terdapat kontradiksi.

Saya telah menyebutkan kemarin bahwa saya menduga perkataan Al-Adnani ini tidak mewakili sikap Daulah, atau mungkin dia ini memang tidak merujuk kepada jamaahnya dalam menyatakan sikap mereka, entahlah saya tidak tahu yang sebenarnya, saya takut mereka akan menantang mubahalah karena perkataan ini.

Kami akan memulai dengan merunut semua kontradiksinya hingga dapat mengetahui secara pasti.

  1. Mengapa engkau menantang Jabhah Nushrah untuk bermubahalah? Padahal engkau beranggapan sedang memerangi pasukan shahawat murtadin yang hina serta para pengkhianat.
  2. Anda mengatakan bahwa mayoritas anggota Jamaah Daulah adalah Para muhajir. Lalu seorang ikhwah mengomentari perkataanmu, “mengapa tidak sekalian berafiliasi kepada Brigade Al Khadhra atau Shuqur Al Izz? Mereka semuanya adalah para muhajir”.
  3. Anda berkata, dengan adanya muhajirin dalam barisan tentara Daulah ini menunjukkan kebenaran dalam Jamaah Daulah, tapi mengapa Anda menyerang Jabhah Nushrah yang setengah pasukannya adalah muhajirin?
  4. Muhajirin adalah orang yang berhijrah untuk menolong saudara mereka yang Anshar, ini adalah puncak kontradiksi. Mengapa kalian memerangi orang-orang Anshar dengan menuduh mereka adalah shahawat? Jika itu yang anda katakan benar, maka rakyat Syam akan bergabung kepada kalian sebagaimana mereka bergabung kepada Jabhah Nushrah.
  5. Masih mengenai muhajirin-anshar, dia mensifati jihad tidak tegak kecuali dengan dua unsur muhajirin-anshar, kemudian dia bertanya-tanya dalam hati : kenapa Anshar tidak bergabung dengan kami? Tanyalah dirimu! sedangkan poin selanjutnya sungguh lucu.
  6. Dia mengatakan , “siapa yang menimbulkan kemarahan syiah rafidhah?”. Kami jawab, sesungguhnya mereka adalah para mujahid yang dipimpin oleh Jabhah Nushrah dan Jabhah Islamiyah.
  7. Dia mengatakan, “Siapa yang membuat rafidhah senang?”, Kami jawab, anda jamaah-mu lah membuat mereka senang, anda membantu pekerjaan rafidhah yang berat, yaitu memerangi mujahidin.
  8. Dia mengatakan , “Demi Allah, bukankah Daulah Islamiyah adalah pelopor para jamaah jihad di Syam?”. Disini kami ingin menafikan dan sedikit berasumsi. Kami menafikan bahwa Jamaah Daulah adalah pelopor para mujahid di Syam, kalau begitu beritahu kami apa yang telah engkau sumbangsihkan dalam melawan rezim Assad di Hama, Idlib, Dier Zuer, Hasakah, Damaskus dan Raqqah? Tidak ada! Kemudian asumsi kami adalah, anda mengatakan bahwa Jamaah Daulah adalah pelopor jamaah jihad, jamaah jihad manakah yang anda maksudkan? Kalian telah mengkafirkan FSA, Jabhah Islamiyah dan Jaisy Al mujahidin serta mencap Jabhah Nushrah sebagai pengkhianat, siapa lagi yang tersisa dari para mujahid? Seperti apa sebenarnya gambaran mujahid dibenakmu??
  9. Perkataannya, “jangan memihak ke kubu Amerika”. Anda tidak sadar? Kami katakan, di kubu manakah anda sekarang ini? Amerika telah menyiapkan pasukannya dikarenakan operasi-operasi Jabhah Nushrah di negeri ini. santai saja lah, anda telah memerangi Al-Qaeda sekarang ini. Siapa yang sekarang ini berada di kubu Bashar (Al-Asad)? Siapa yang menyerang markas Jabhah Nushrah ketika mereka sedang maju di garis depan pertempuran di Homs? Siapa yang bekerja tanpa kenal lelah siang dan malam untuk membebaskan Penjara Pusat Aleppo? Siapa yang mengatakan bahwa memerangi shahawat lebih afdhal ketimbang memerangi Bashar?? Siapa yang membunuh mujahidin yang tengah beribath dari Liwa’ Tauhid ketika mereka sedang tidur??
  10. Dia berkata, “waspadalah kalian dari memihak kepada kubu demokrasi”. Apakah anda tidak sadar, ingatlah apa akibat dari sikapmu yang memihak Bashar (secara tidak langsung). Rakyat sulit membedakan antara kejelekan demokrasi dan khawarij yang sewenang-wenang membunuhi orang-orang beriman.  Dan apakah Jabhah Nushrah dan Jabhah Islamiyah mengangkat bendera revolusi ataukah bendera tauhid yang dengannya bisa tegak sebuah daulah islam yang mencakup semua unsur-unsur masyarakat? Kami tidak mengkafirkan dan membunuhi rakyat.
  11. Dia juga mengkafirkan seluruh orang tanpa kecuali kemudian berkata, “mereka menuduh kami bahwa kami mengkafirkan manusia?”.
  12. Pada kesempatan yang sama dia mengkafirkan semua orang dan membenarkan pembunuhan terhadap mereka dan mengatakan, “Apakah mereka menuduh kami memusuhi jamaah-jihad di bumi Syam?”.
  13. Dia mengatakan, “Ada jarak pembeda antara kami dan syiah rafidhah”. Maka kami sampaikan dua hal, pertama: apakah anda lupa telah mengatakan bahwa memerangi mujahidin lebih utama daripada memerangi Bashar? Kedua: apakah anda lupa bahwa jamaah daulah telah melakukan operasi bom bunuh diri sebanyak 40 kali tertuju pada mujahidin dan tidak sampai seperempatnya kepada orang-orang syiah di Syam?
  14. Dia menyeru kepada para masyayikh dan ulama untuk tidak mendengarkan perkataan-perkataan miring tentang jamaahnya, akan tetapi mendatangi dan melihat langsung apa yang terjadi. Kami katakan : Az-Zhawahiri mengutus Abu Khalid As-Suri lalu anda kafirkan dan bunuh beliau. Kalian meminta sandaran hukum kepada Azh Zhawahiri kemudian kalian ingkari putusan beliau. Kalian menyeru ummat kepada kebaikan tapi kalian membodoh-bodohkan mereka. Sedangkan dari ulama luar, setiap ulama yang menasehati kalian seperti Al Maqdisi, Al Filishthini dan Al Qunaibi maka kalian tuduh mereka dengan tuduhan yang buruk. Jadi apa sebenarnya mau kalian?
  15. Al-Adnani mengatakan, “Kami tidak memungkiri bahwa diantara kami terdapat orang-orang bodoh dan fasiq”, maka mana mahkamah kalian yang menghukum orang-orang tersebut? Mengapa tidak diserahkan kepada keluarga korban? Pada saat yang mengapa kalian menafikan bahwa kalian telah membunuh dan mengkafirkan? Justru kalian mengajak kami bermubahalah?
  16. (Kemudian mengatakan), ”Peristiwa pembunuhan bukanlah bukti bahwa kami ini khawarij”. Subhanallah.. maka mengapa kalian mengkafirkan dan membunuh dan memenggal kepala anggota jamaah jihad yang lainnya?
  17. Dia menganggap bahwa peristiwa-peristiwa pembunuhan dan takfir itu adalah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Apakah pembunuhan dan takfir terhadap Abu Rayyan adalah kejadian yang tidak diinginkan? Bahkan jasadnya didapati dalam kondisi telinga dipotong dan tubuhnya berlobang. Pemenggalan kepala tentara-tentara (mujahidin) Ahrar Ash Sham adalah kecelakaan menurut kalian? Apakah pengiriman dua buah bom mobil kepada Jabhah Nushrah dengan mengangklat bendera Jabhah Nushrah adalah hal yang tak diinginkan? Apakah meledakkan diri terhadap basis Liwa’ Tawhid setelah menipu mereka dengan berpura-pura menjadi utusan adalah kecelakaan menurut kalian? Apakah mengeksekusi puluhan tawanan adalah kecelakaan menurut kalian? Kemudian kalau itu perbuatan oknum dan bukan perintah dari atasan, mana pengadilan kalian terhadap mereka?? Mana pengadilan kalian terhadap orang yang mengkafirkan Bin Laden, Thaliban dan Az-Zhawahiri dan lainnya?
  18. Dia berkata, “Jamaah-jamaah ini ingin mengeluarkan Daulah dari syam, karena kami membunuh, memenggal dan menyobek perut”. Apakah engkau tahu wahai Adnani? Sifat-sifat khawarij yang paling jelas adalah mereka kejam, berdarah-darah dan mengerikan, mereka pun selalu menyobek perut orang, kemudian anda mengatakan mengapa kalian mensifati kami bahwa kami adalah khawarij?! Kemudian dia berkata, “kami tidak membunuhi orang-orang islam”, kami tidak tahu mengapa mereka mempertahankan sifat khawarij- yaitu ghuluw, suka mengkafirkan, membunuh serta menumpahkan, apakah mereka menganggap bahwa mempertahankan sifat-sifat tersebut wajib ataukah sunnah? Atau apakah itu adalah rukun islam yang KEENAM? Selanjutnya apakah orang-orang yangmenyuruh kalian untuk pergi dari Syam adalah orang yang suka membunuh dan menyobek-nyobek perut? Ngomong-ngomong yang menyuruh kalian untuk keluar itu adalah Az-Zhawahiri, Al Maqdisy dan Al Filishthini.
  19. Dia membacakan teks mubahalah dari Jamaah Daulah, kemudian dalam penutup dia berkata : “Ya Allah, jika Daulah menyengajai untuk berbuat jahat, maka jatuhkanlah laknatmu”. Kami katakan, pertama; apakah semua yang telah daulah lakukan itu tidak sengaja? Bagaimana kalau disengaja?! Kedua; apakah kami bermaksud bermubahalah? Kami tidak membahas perihal sengaja atau tidak, kami membicakan fakta! Inilah penipuan yang telah anda lancarkan. Ketiga; dia berkata dalam teks mubahalah tersebut, “jikalau saya ini pendusta, maka laknatlah saya”, bahkan dia berdusta dalam menyampaikan tantangan mubahalah itu sendiri!
  20. Jabhah Nushrah dan jamaah lainnya berbicara dengan mengedepankan bukti-bukti yang kuat, sehingga dia bisa bermubahalah terhadap bukti-bukti kejahatan ini. Sedangkan kami akan bermubahalah dengan apakah Daulah sengaja berbuat kejahatan-kejahatan tersebut. Kalian adalah pemimpin pendusta di Iraq dan Syam, kami ingin misalnya dia berkata: Ya Allah sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa tentara kami yang membunuh Abu Khalid As Suri.
  21. Dia mengatakan, “Lihatlah jumlah musuh-musuh kami”, “lihatlah jumlah para muhajirin”, “Kami memiliki tentara di syam dan di Iraq, maka akan kami seret 1000 orang dari mereka (para shahwat-penj) kemudian ditambah 1000 lagi”, sangkalan yang terbaik dari hal ini adalah dengan perkataan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab : “orang-orang bid’ah selalu mengatakan tentang jumlah pasukan yang banyak”.

Terakhir saya ingin mengatakan kepada Al Adnani; lain kali jika anda ingin berkhutbah, ingat-ingatlah dahulu apa yang tela anda katakan. Anda itu terkenal dengan peristiwa pembunuhan, penumpahan darah, penyobekan perut, ketika anda berbicara dengan hujjah dan dalil, anda adalah orang yang tidak becus!

Oleh: @ShamLovers


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s