Sekilas Pandangan Terhadap FSA dan Sekilas Pandangan Terhadap ISIS

KULTWIT DARI

@ShamLovers

بسم الله الرحمن الرحيم 

Sungguh mengherankan orang yang mengkafirkan dan merendahkan seluruh orang yang ada di FSA secara umum, mereka adalah orang-orang yang pertama kali bangkit membalas kejahatan rezim nushairiyah terhadap kaum muslimin Suriah. FSA selalu berjaga-jaga siang dan malam demi mewaspadai serangan dari pasukan Bashar serta melindungi keluarga-keluarga mereka. Apakah kalian mengkafirkan serta memerangi mereka karena sebab ini wahai orang-orang yang ghuluw?

Seandainya orang yang mengkafirkan FSA ingin berkaca, maka ia akan mendapati petinggi-petingginya adalah kolonel dan letkol pada pasukan Ba’ats di Iraq. Mereka ini bahkan dahulu tetap berada didalam barisan pasukan Ba’ats hingga kehancurannya, paling tidak mereka ini membelot dari Ba’ats setelah mengetahui kebenaran, sedangkan para petinggi Ba’ats mereka tidak membelot sampai Saddam (Husain) terguling kemudian mereka berdamai demi menyelamatkan diri dari mujahidin.

Paling tidak FSA mengumumkan bahwa mereka adalah senjatanya rakyat Suriah dan mereka benar-benar demikian. Sedangkan mereka (yaitu ISIS ,-ed) mengklaim sebagai pembela rakyat tetapi justru menimpakan keburukan kepada mereka, mereka mengkafirkan mujahidin, menyembelih mereka hingga membuat Bashar gembira.

Paling tidak FSA menyambut kedatangan para mujahidin dan yang paling erat hubungannya dengan mereka adalah Jabhah Nushrah, sedangkan mereka (yaitu ISIS ,-ed) mengkafirkan dan memerangi seluruh mujahidin kecuali Nushairiyah.

Ada oknum yang membujuk FSA untuk memerangi Jabhah Nushrah tapi mereka gagal dalam membujuk FSA, akan tetapi Al Baghdadi berhasil membujuk para pengikutnya dalam memerangi Jabhah Nushrah.

FSA menyadari bahwa dalam memerangi Jabhah Nushrah maka yang paling meraih kemaslahatannya adalah Bashar. Akan tetapi Al Baghdadi mengklaim bahwa dalam memerangi mujahidin terdapat kemaslahatan untuk Islam.

Amerika pada awalnya sudah mempersiapkan kekuatan untuk menggempur Jabhah Nushrah, sekarang mereka (sekarang) cukup bersantai-santai saja karena sudah diambil alih oleh Al Baghdadi.

Pasukan FSA berkomitmen kepada mahkamah syariah yang berdasarkan hukum Allah SWT bentukan seluruh kelompok jihad di Suriah, sedangkan tidaklah pengikut Jamaah Daulah berkomitmen kecuali kepada syariatnya Al Baghdadi.

Para pendusta tersebut membenarkan peperangan terhadap FSA karena memperkosa 3 orang perempuan dari kalangan muhajirin, lalu apakah Jabhah Nushrah ikut memperkosa mereka?? Itu semua hanyalah justifikasi dari para pengikut hawa nafsu mantan tentara Ba’ats.

Para pendusta dan khawarij itu mengatakan kepada Jabhah Nushrah ”suatu saat kalian akan diperangi oleh FSA”. Kenyataannya adalah Al Baghadadi lah yang memerangi Jabhah Nushrah. Mereka ini bertindak dengan sesuka hati, atau boleh dikata sesuka hatinya Al Baghdadi yang mantan tentara Ba’ats tersebut. Dan tidaklah seseorang bertindak dengan sesuka hatinya kecuali dia akan menanggung akibat yang fatal, tunggulah di kemudian hari!

Jamaah Al Baghdadi tidak menghiraukan nasehat para ulama ummat ini dan para komandan jihad, maka Demi Allah, mereka memang tidak akan menghiraukan apapun karena mereka berbuat sesuka hati, menghalalkan apa yang Al Baghdadi halalkan dan mengharamkan apa yang ia haramkan. Menyelisihi ulama’, komandan jihad, mujahidin dan ummat islam kemudian berkata: “Saya ini, sesungguhnya berada diatas kebenaran”, hanya dia yang benar lalu semua orang bathil.

Demi Allah, sesungguhnya yang akan membinasakan jamaah daulah ialah manhaj nya sendiri. Ini adalah sunnatullah kepada semua makhluk, sejarah akan terulang kembali.

Perkataan ini ditujukan kepada ISIS, diharapkan kalian mengindahkan perkataan ini dan mengambil iktibar karena kebinasaan kalian, Demi Allah ada ditangan kalian sendiri.

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ ، فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya agama itu mudah. Tidaklah seseorang mempersulit (berlebih-lebihan) dalam agama melainkan ia akan dikalahkan. Oleh karena itu kerjakanlah dengan semestinya, atau mendekati semestinya dan bergembiralah (dengan pahala Allah) dan mohonlah pertolongan di waktu pagi, petang dan sebagian malam”. HR Bukhari (no.39) dan Muslim (no.2816)

Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqalani berkata : “Makna hadits ini adalah larangan untuk berlebih-lebihan dalam urusan agama, seorang muslim hendaknya beribadah dalam batas kemampuan manusia, hendaklah ia bertoleransi dan tidak memaksakan kehendak hingga berakibat parah. Inilah maksud dari sabda nabi: ( وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ) yaitu: sesungguhnya agama itu tidak dikerjakan dengan berlebih-lebihan, siapa yang berlebihan-lebihan dalam urusan agama, maka dia akan dikalahkan dan dibinasakan olehnya”.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s