Bagaimana Cara Al-Baghdadi Memberikan Kepuasan Kepada Para Pengikutnya?

بسم الله الرحمن الرحيم

Terkadang kita semua bertanya-tanya: mengapa para pengikut Al Baghdadi bisa begitu puas dengan melakukan kejahatan yang sudah jelas dan gamblang?

Kita akan membeberkan beberapa faktor andalan Al Baghdadi dalam memberikan kepuasan kepada para pengikutnya kedalam beberapa poin:

  1. Pembenaran bukan Pengingkaran
  2. Berdalih mengikuti kebenaran, bukan kemauan seseorang
  3. Memamerkan kekuatan dan jumlah pasukan
  4. Kebenaran dibuktikan dengan banyaknya musuh
  5. Beralasan memiliki tujuan menolong kepentingan umat

Untuk memperoleh gambaran yang lebih sempurna, maka kami melakukan perbandingan antara Jamaah Daulah dengan para pemimpin rezim saat ini, kami pun terkejut karena mendapati banyak kesamaan diantara mereka dengan pemimpin rezim tirani–tentunya kami memposisikan para pemimpin rezim pada tingkatan negara bukan hanya sekedar jamaah—yang jelas pada akhirnya kami tak dapat memungkiri bahwa poin-poin faktor andalan Jamaah Daulah tersebut akurat dengan apa yang telah dilakukan oleh para pemimpin rezim tiran.

***

Bagaimana Jendral As Sisi menenangkan rakyat Mesir setelah semua kejahatan yang ia perbuat? As Sisi memamerkan kejahatan-kejahatannya dengan menurunkan pemberitaannya di  media lalu membenarkannya dan tidak menutup-nutupi apa yang terjadi sebenarnya, dalam hal ini dia meniru pendahulunya yaitu Husni Mubarak. Cara itu terus menerus ia lakukan hingga terkesan bahwa itu adalah hal yang biasa. Begitu juga Al Baghdadi, ia menempuh metode yang sama dengan As Sisi.

Departemen-departemen keamanan Thaghut takut jika ada kebocoran informasi tentang anggotanya yang terlibat dalam penyiksaan dan pembunuhan.  Namun setelah itu mereka membangga-banggakan hal itu agar terlihat seperti peristiwa yang sesuai syariat dan hal yang normal.

 

Para pengamat Revolusi Libya menilai bahwa Qadhafi adalah orang pertama yang selalu berbangga-bangga dengan pembunuhan dan penyiksaan, ia juga mendatangkan tentara bayaran dari luar Libya dengan dalih untuk membantu membela rakyat Libya.

Demikian juga dengan Bashar, ia memamerkan penyiksaan dan pembunuhan terhadap orang-orang yang melawannya. Dia juga memboyong Syabihah dari luar Suriah dengan alasan ikut serta dalam membela negara dan rakyat Suriah serta membebaskan Palestina.

Dan diatas jalan yang sama dengan Qadhafi dan Bashar beserta media massa pembela keduanya, Jamaah Al Baghdadi beserta media miliknya berjalan mengikutinya, mereka menjustifikasi peperangan melawan mujahidin, mereka merasa bangga setelah membunuh, menyembelih dan menggantung kepala para mujahidin.

ISIS sedang mempertontonkan kepala Muhammad Faris als. Abu Abdullah Al Halabi, salah seorang komandan mujahidin Ahrar Syam yang telah dipenggalnya
 
Abu Abdurrahman Al ‘Iraqi (ISIS) berpose di belakang kepala 3 mujahidin Jabhah Nushrah dan 2 mujahidin Ahrar Syam
 
Pembantaian oleh ISIS di Jarabulus

Para pengikut Qadhafi dan Bashar juga serupa dengan pengikut Al Baghdadi, mereka mengingkari setiap kejahatan yang dituduhkan kepada Jamaahnya, sampai media massa Jamaah Daulah sendiri yang mengumumkan bahwa merekalah yang bertanggung jawab, barulah mereka membenarkan kejahatan tersebut dengan mengutip dari pemberitaan media massa tadi.

Jamaah Al Baghdadi sangat mengingkari tuduhan bahwa mereka mengeksekusi tawanan dan membuat kuburan massal, akan tetapi mereka membenarkan apa yang telah diumumkan lewat media mereka. Diantaranya adalah eksekusi terhadap tawanan dan mutilasi.

Semua thaghut bersepakat dalam satu ungkapan : “Siapa saja yang tak berada di dalam golongan kami, maka mereka adalah musuh kami’. ‘Musuh’ mereka berkisar antara teroris dan orang kafir.

Jamah Al Baghdadi dengan bangga merilis sebuah video yang berisi penyerangan terhadap Kota Bab secara lengkap, padahal mujahidin terbunuh di dalam kota tersebut. Mereka  berdosa dan berbangga atas kejahatan yang telah mereka lakukan, hal semacam ini menyerupai  apa yang telah dilakukan oleh para pemerintah rezim Arab.

Rezim-rezim arab memiliki pasukan yang bernama Baqiyah, pasukan ini dibekingi oleh para ulama (menurut mereka) yang mengklaim bahwa mereka berada diatas kebenaran dan tidak berada di atas kemauan seseorang! Mereka pun dimusuhi. Dan kita semua tahu bagaimana proses mereka berakhir.

Para pemerintah rezim arab bermaksud melakukan ekspansi wilayah kearah negara-negara tetangga, mereka memerangi Israel akan tetapi kemudian dikalahkan oleh Amerika dan kerajaan Saudi, contoh nyata adalah Partai Ba’ats Iraq.

Terkadang rezim arab memusuhi Sekulerisme dan Nasionalisme, terkadang juga mereka memusuhi Amerka dan Zionisme, namun karena itulah mujahidin bertambah konsisten dalam memerangi mereka.

Sebagian rezim arab masih didukung oleh jutaan rakyatnya baik dari dalam maupun luar negeri dan rezim merasa bangga akan hal itu. Inilah yang disebutkan bahwa kebenaran berpihak pada minoritas yang lemah.

PENUTUP

Sesungguhnya Al Baghdadi beserta pengikutnya harus memahami bahwa pemimpin rezim Arab (mereka pemimpin ditingkat negara, bukan sebatas jamaah) selalu membunuh, menyiksa dan berbuat jahat kemudian…  tumbang!

Rumusnya sederhana dan jelas, siapa yang banyak membunuh dan terus menerus melakukannya serta berbuat zhalim, maka ia sedang menyiapkan kuburannya sendiri dengan baik. Sesungguhnya kezhaliman juga lah yang akan ia rasakan. Semakin besar kezhaliman yang ada pada dirinya, maka semakin parahlah nasib yang akan ia tanggung kelak.

Kesekian ribu kalinya kami katakan, kami pun berada diatas jalan kebenaran bukan diatas kemauan seseorang, akan tetapi ini adalah kebenaran yang pernah ditempuh oleh para nabi, bukan Partai Ba’ats.

Dan yang kali keseribunya kami katakan, benar bahwa Nabi Muhammad SAW mendahulukan kepentingan Khalid bin Walid dan sahabat lainnya setelah mereka memeluk Islam, namun nabi tidak pernah sekalipun melupakan setiap sahabat yang telah merasakan beratnya hijrah dan jihad.

 

Kultwit @ShamLovers

 

 

 

 

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s