Al-Qaeda Kurdistan Membatalkan Dukungan Terhadap ISIS dalam Jihad Suriah

Sebuah Jama’ah yang menamakan diri Al-Qaeda Kurdistan yang memihak pada Pemimpin Tandhim Al-Qaeda pusat telah turut serta menentang Jama’ah Daulah Islam Iraq dan Syam (ISIS) dalam sengketa yang sedang berlangsung atas kontrol jihad di Suriah. Dengan demikian, Jama’ah ini juga telah menegaskan kembali bai’at kesetiaan mereka atas Syaikh Aiman Az-Zawahiri dan Mullah Muhammad Umar, amir Taliban. Mereka juga menegaskan akan menyerang ISIS jika memang diperlukan.

Berdasarkan keterangan  SITE Intelligence Group yang telah memperoleh dan kemudian menerjemahkan rilisan ini; Al-Qaeda Kurdistan telah merilis pernyataan ini di situs forum jihad pada 25 April lalu.

“Kami memberikan kabar gembira pada Umat Islam akan pembaharuan bai’at kesetian kami pada Syaikh para Mujahidin, seorang yang bijak terhadap umat ini, Dr. Aiman Az-Zawahiri, semoga Allah meneguhkan langkahnya. Juga bai’at kesetian kami pada Amirul Mukminin Mullah Muhammad Umar untuk mendengarkan dan mematuhi dengan segenap hati agar berjihad di jalan Allah.” Salah satu statement Al-Qaeda Kurdistan seperti yang dirilis oleh SITE.

Al-Qaeda Kurdistan menawarkan “untuk mengingkari ISIS” kepada para mantan kombatan Al-Qaeda (Iraq) yang telah berafiliasi dengan ISIS yang baru-baru ini dikecam oleh Komando Al-Qaeda Pusat.

“Tidak ada yang memisahkan kita kecuali pedang, kami menganggap pengingkaran terhadap ISIS bagaikan sebuah tindakan operasi medis terhadap tubuh dan struktur Al-Qaeda. Dengan izin Allah, ini akan menjadi penyembuhan bagi kita dan sebuah kemajuan dalam kehidupan kita”, statement lainnya oleh Al-Qaeda Kurdistan.

Jama’ah ini juga mengungkapkan rasa belasungkawa dan dukacita atas wafatnya Syaikh Abu Khalid As-Suri, wakil pribadi Syaikh Az-Zawahiri di Suriah yang tewas dalam serangan bom bunuh diri awal tahun ini, yang mana ISIS-lah dalang dari pembunuhan keji tersebut.

Komposisi Al-Qaeda Kurdistan tidak terlalu jelas, tetapi mereka ini mungkin kelompok yang dinamakan oleh Pemerintah Amerika Serikat dengan nama  “Al-Qaeda Kurdish Battalions”.

Al-Qaeda Batalion Kurdi didirikan pada tahun 2007 dari sisa-sisa Organisasi mujahidin Kurdi lainnya. Dan telah menyatakan secara umum bai’at kesetian mereka pada kelompok mujahidin lainnya, termasuk kepada Al-Qaeda pusat dan Al-Qaeda Iraq (pendahulu ISIS). Ini berdasarkan data list kelompok teroris Internasional yang dirilis Departemen Luar Negri AS pada Januari 2012.

Jason Blazakis, Direktur Biro Anti-Terorisme dan Sanksi Terosrisme AS mengatakan pada The Long War Journal : “QKB (Al Qaeda Kurdish Battalions) terdiri dari mantan unsur Anshar Al-Islam, dan gerakan-gerakan Islam Kurdi lainya yang dulu setia pada Daulah Islam Iraq (ISI) atau dikenal dengan nama AQI (Al-Qaeda in Iraq)”.

Al-Qaeda Kurdistan memisahkan diri dari ISIS untuk menanggapi rumor bahwa Jabhah Nusrah, cabang Al-Qaeda suriah akan mendirikan cabang di Iraq.

Amir Jabhah Nusrah, Syaikh Abu Muhammad Al-jaulani telah terlibat dalam perselisihan dengan Syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi, amir ISIS, setelah usaha untuk menggabungkan Jabhah Nusrah kedalam ISIS pada April 2013 ditolak oleh Syaikh Al-Jaulani, yang kemudian didukung oleh Syaikh Az-Zawahiri.

Al-Qaeda Pusat telah berusaha menengahi konflik ini dengan mengimbau ISIS agar kembali mena’ati hukum Syariat yang ditetapkan Mahkamah Islam untuk menyelesaikan masalah. Tapi Al-Baghdadi menolaknya, maka pertempuran antara ISIS dan Jabhah Nusrah-pun dimulai pada akhir 2013.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s