Kontradiksi Terbaru dari Perkataan Jubir ISIS

 

بسم الله الرحمن الرحيم

KONTRADIKSI TERBARU DARI PERKATAAN SEORANG MAFIA DARI SYAM, AL-‘ADNANI

(Sebuah kultwit dari @ShamLovers)

 

Sebelum masuk ke dalam pembahasan, kali ini saya akan menyebutkan beberapa kotradiksi di dalam perkataan-perkataannya.

Yang pertama : Apakah para pembaca masih ingat tentang ajakan mubahalahnya beberapa waktu lalu? Apa mungkin dia juga lupa? Jika demikian maka saya akan mengingatkannya, karena sejarah selalu mencatat dengan baik.

Al-‘Adnani berkata : “ Ya Allah, sesungguhnya Abu Abdullah Asy Syami menuding bahwa kami :

  • Membawa permasalahan ini kepada Syaikh Azh Zhawahiri, kemudian ia ridha dengan keputusan hukumnya ke atas kedua belah pihak (Jamaah Daulah dan Jabhah Nushrah).
  • Berdusta dengan maksud menampakkan kebaikan manhaj.
  • Menghina aqidah dan manhaj para petinggi jihad.
  • Memulai aksi jihadnya di Suriah dengan rangkaian serangan terhadap markas, gudang persenjataan dan kamp militer milik Jabhah Nushrah.
  • Menjatuhkan dengan segala cara kepada setiap orang yang berbeda pendapat dengan kami dan menasehati kami.
  • Memiliki kebiasaan berkhianat.
  • Suka membatalkan perjanjian secara sepihak.
  • Memiliki kebiasaan suka bersumpah dengan kedustaan.
  • Menipu tentaranya sehingga mereka menyerang Jabhah Nushrah dan menuduhnya sebagai shahawat.
  • Menebar ancaman kepada Abu Khalid As Suri berulang kali.
  • Menolak tunduk dibawah Mahkamah Syariah.
  • Mengkafirkan beberapa orang hanya karena Daulah mendengar bahwa mereka duduk bersama orang kafir.
  • Mengkafirkan seseorang hanya dengan modal perkiraan dan dugaan.
  • Mencap setiap orang yang menyelisihinya dengan cap shahawat…”.

Yang kedua : Setelah ia memfitnah Hakimul Ummah (Syaikh Aiman Azh Zhawahiri) dan para petinggi jihad, saya akan mengingatkan kalian dengan pernyataan dari sang khawarij yang kabur dari mubahalahnya sendiri tersebut.

KONTRADIKSI PERTAMA

Sudah jelas dan tidak perlu banyak dikomentari. Al-‘Adnani berkata dalam pernyataan terakhirnya :

___________

“…Inilah jamaah Qa’idatul Jihad yang selama ini kami kenal, dan inilah manhajnya. Maka siapa saja yang mengganti (manhaj) nya, maka kami akan menggantikannya dengan yang lain.

Inilah Al Qaeda yang selama ini kami cintai, inilah Al Qaeda yang kami berikan loyalitas kepadanya, inilah Al Qaeda yang kami bela-bela.

Inilah Al Qaeda, inilah Al Qaeda yang menakutkan umat-umat kafir dan menggoncangkan singgasana para thaghut.

Inilah Al Qaeda yang mengalir di dalam darah-darah kami dan yang mengobati kerinduan hati-hati kami, sehingga kami membelanya, menolongnya, memuliakannya, menghormatinya dan mengagungkannya, serta jiwa-jiwa kami tidak mau tunduk kepada selain pimpinannya.

Para panglimanya adalah simbol, kami tidak dapat membiarkan keraguan masuk ke dalam pikiran salah seorang di antara kami hingga ia mencela salah seorang dari simbol-simbolnya itu, atau membuat pernyataan yang menerca salah seorang panglimanya atau merendahkannya.

Ya…Kenapa? Karena mereka adalah para pendahulu dalam menempuh jalan ini, mereka adalah pemilik keutamaan, mereka adalah para pemilik pengorbanan, mereka adalah simbol-simbol umat dan para pemimpinnya di zaman ini, mereka adalah para pembaharu.

inilah hubungan kami dengan Al Qaeda, jamaah Qa’idatul Jihad”.

__________

Al-‘Adnani mengklaim bahwa Abu Hamzah Al Muhajir telah mengabarkan kepada pimpinan Al Qaeda bahwa jamaah mereka di Iraq telah bubar, maka saya menantangnya dengan beberapa pertanyaan. Bagaimana Abu Hamzah menyatakan bahwa Al Qaeda di Iraq telah bubar tanpa ada persetujuan dari para pimpinannya? Maka pasti di sana terdapat sebuah sebab, yaitu sebab yang dibenarkan oleh Abu Hamzah dan ditolak olehmu wahai mafia! Yang jelas ini menunjukkan bahwa Jamaah Daulah merupakan cabang resmi Al Qaeda. Jika tidak, maka bagaimana mungkin Al Qaeda dapat bubar tanpa seizin Amirnya? Kalau benar demikian, maka hanya ada dua kemungkinan, yang pertama Abu Hamzah Al Muhajir telah berdusta di hadapan para pemimpinnya di Al Qaeda pusat. Jika tidak, maka kamulah yang telah berdusta dengan menggunakan nama Abu Hamzah terhadap kami.

 

KONRADIKSI KEDUA

Al-‘Adnani mengklaim bahwa Jamaah Daulah berkomitmen terhadap perintah Al Qaeda untuk tidak menyerang Iran, namun mengapa diakhir kalimatnya ia berkata bahwa Al Qaeda tidak pernah memberi perintah seperti itu? Bagaimana bisa kamu mentaati perintah Al Qaeda untuk tidak menyerang Iran dan disaat yang sama kamu tidak mematuhi perintah mereka untuk tidak membunuh orang-orang syiah yang awam? Semua orang tahu bahwa terdapat sebuah hubungan abadi antara ancaman dari luar dan ancaman dari orang-orang syiah kepada umat Islam, maka mengapa anda membiarkan orang-orang syiah dan para tentaranya di Suriah?

Sungguh saya bertanya-tanya dalam diri, jika kalian menghalalkan diri kalian untuk membunuhi seluruh orang-orang syiah bahkan yang sipil sekalipun dan kalian bermaksiat terhadap perintah dari para petinggi Al Qaeda, namun mengapa kalian menaati perintah mereka untuk tidak menyerang Iran? Kalian menyerang Al Qaeda dan membiarkan Iran selamat.

 

KONTRADIKSI KETIGA

Ia mengklaim bahwa dengan sebab kekangan Al Qaeda, Jamaah Daulah tidak dapat mengutak-atik Arab Saudi, maka apakah Al Qaeda memintamu bergabung ataukah anda sendiri yang bergabung? Apakah kamu tidak dapat melihat apa yang telah dilakukan oleh Al Qaeda selama ini di Jazirah Arab (Yaman)? Bukankah itu semua terjadi pada zaman kepemimpinan Syaikh Usamah bin Laden wahai orang yang suka berlindung di balik jubah beliau? Kalau begitu siapa sekarang yang telah berubah? Syaikh Dr. Ayman Azh Zhawahiri ataukah kaum khawarij?

 

KONTRADIKSI KEEMPAT

Dia telah mengajak bermubahalah, telah berdusta, mencaci, memaki, menyembelih dan mengebom, kemudian menyalahkannya kepada Syaikh Dr. Ayman Azh Zhawahiri, karena beliau menyebarkan surat yang rahasia.

Dia juga mengatakan bahwa mustahil jika umat ini dapat menyetujui Mahkamah Syariah Independen, namun pada pernyataan yang sama ia berkata bahwa umat dapat memilih seseorang (Al Baghdadi) untuk kemudian diberikan bai’at dan ia menjadi khalifah bagi mereka.

– See more at: http://muqawamah.com/kontradiksi-terbaru-dari-perkataan-jubir-isis.html#sthash.QWbA4iW8.dpuf

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s