Keistimewaan Wanita Mengandung

Kamis 6 Syaaban 1435 / 5 Juni 2014 13:00

wanita mengandung Keistimewaan Wanita Mengandung

WANITA diberi kelebihan yang berbeda dibandingkan dengan pria. Salah satunya, wanita diberi kelebihan untuk mengandung. Sehingga anak itu berasal dari rahim seorang wanita. Namun, masih saja ada wanita yang tidak mau menerima kenyataan mengenai kodratnya. Padahal wanita mengandung itu memiliki banyak keistimewaan.

Diantara keistimewaan wanita mengandung itu, antara lain:

1. Shalat wanita hamil lebih utama dibanding wanita yang tidak hamil. Rasululah SAW mengatakan bahwa dua rakaat shalah wanita hamil jauh lebih baik dibanding 80 rakaat shalat yang dikerjakan oleh wanita tidak hamil. Keistimewaan ini diberikan karena wanita hamil membawa janin dalam perutnya. Tentu saja sang janin turut serta saat ibunya shalat, mendengar bacaan-bacaan shalat, serta ikut sujud bersama sang ibu beribadah kepada Allah SWT dan dalam lindungan Allah SWT.

2. Memperoleh pahala puasa di siang hari dan pahala ibadah di malam hari. Rasulullah mengatakan bahwa wanita yang sedang dalam keadaan hamil akan memperoleh pahala puasa saat siang hari serta pahala ibadah saat malam hari. Hal itu terjadi karena wanita hamil selalu membawa amanah Allah SWT ke sana kemari. Dengan demikian, sangat wajar jika wanita hamil mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah SWT.

3. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mentaatkan baginya setiap hari dengan 1.000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1.000 kejahatan.

4. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang berjihad di jalan Allah SWT.

5. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, hilanglah dosa-dosanya seperti keadaan ia baru dilahirkan.

6. Mati syahid. Rasulullah SAW bersabda, “Mati Syahid itu ada tujuh, selain mati terbunuh dalam perang fii sabilillah, yaitu:

1. Mati karena penyakit tha’un,

2. Mati karena tenggelam,

3. Mati karena penyakit lambung,

4. Mati karena sakit perut,

5. Mati karena terbakar,

6. Mati karena tertimpa reruntuhan, dan

7. Perempuan yang mati karena hamil atau melahirkan,” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasai dan Malik). [rika/islampos/bajubajumuslimah/dhika.cikul/ibuhamil]

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s