NASIHAT SEPTEMBER 1, 2014 HIFZHUL QUR’AN, BEKAL UTAMA PARA PENUNTUT ILMU

Oleh : Ust. Suherman

 

“Hal pertama (yang harus diperhatikan oleh seorang penuntut ilmu) adalah menghafal Al Qur’an, karena dia adalah ilmu yang terpenting, bahkan para ulama salaf tidak akan mengajarkan hadits dan fiqh kecuali bagi siapa yang telah hafal Al Quran” 

(Imam An Nawawi, Al Majmu’ Juz I/66, Darul Fikri , Beirut 1966)

 

Nasihat Imam Nawawi ra. di atas menunjukkan betapa pentingnya menghafal Al  Qur’an, bahkan ia adalah ilmu yang paling awal harus dimiliki para penuntut ilmu sebelum menuntut ilmu lainnya. Pantaslah jika para ulama salaf dan para ilmuwan Islam rata-rata seorang Hafizh selain mereka juga ‘alim di bidang ilmu kauniyah maupun ‘alim dalam bidang ilmu syar’i. Sebut saja misalnya Imam Asy Syafi’i, Imam Al Ghazali, Ibnu Sina, Muhammad Al  Fatih dan nama-nama lainnya yang tak akan cukup dituliskan saja karena para ilmuwan Islamlah yang meletakkan fondasi kemajuan peradaban dunia saat ini.

 

Hal ini semakin menegaskan kebenaran sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang disibukkan oleh Al Qur’an daripada berdzikir kepada-Ku dan memohon kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sesuatu yang lebih utama dari yang Aku berikan kepada orang-orang yang memohon kepada-Ku dan keutamaan kalam Alloh SWT di atas seluruh perkataan adalah seumpama keutamaan Alloh SWT atas makhluk-Nya.” (Hr. At Tirmidzi, Ad Dairami, dan Al Baihaqi).

 

Para penuntut ilmu yang di dalam dadanya tersimpan hafalan Al  Qur’an  akan lebih berhati-hati dalam proses tholabul ‘ilmi nya tersebut agar senantiasa ikhlash dan menjauh dari maksiat karena maksiat bisa menghijab ilmu Alloh SWT ke dalam dada.

 

“Sebenarnya Al Qur’an itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu,  dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS. Al Ankabut, 29 : 49)

 

Ketika kita menuntut ilmu dengan membaca suatu kitab (buku), baik kitab uluml syar’i maupun kauni maka tentu akan mempengaruhi cara pandang, sikap dan tingkah laku bahkan kepribadiannya. Apalagi jika membaca Al Qur’an, maka manusia akan mendapatkan pencerahan dan tuntunan kehidupan yang selaras dengan nilai-nilai fitrah kemanusiannya, karena Al Qur’an adalah Kalam dari Sang Maha Pencipta manusia dan alam semesta.

 

“yang tidak datang kepadanya (Al Qur’an) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Robb Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.”  (QS.  Fushshilat, 41 : 42)

 

Karena itu, biidznillah, seorang penghafal Al Qur’an akan diberi kemudahan oleh Alloh SWT dalam hal mencari ilmu, yaitu kemudahan mempelajari Al  Qur’an (QS.  Al Qomar : 17) dan kemudahan dalam mendapatkan ilmu lainnya (QS. Al Mujadilah : 11).

 

Jika seseorang sudah memiliki hafalan Al Qur’an sebelum menuntut ilmu lainnya, maka Al Qur’an akan menjadi penyaring agar ilmu yang masuk adalah ilmu yang bermanfaat (karena ada juga ilmu yang tidak bermanfaat seperti ilmu santet, sihir, dan sejenisnya) dan di saat yang sama menjadi pembuka jalan dimudahkannya ilmu masuk ke dalam dada dan fikiran. Bahkan dalam pembahasan ilmu psikologi modern, menghafal Al Qur’an dapat meningkatkan Working Memori (memori kerja) otak kita. Silakan cek di link :http://filsafat.kompasiana.com/2013/10/10/meningkatkan-working-memory-memori-kerja-dengan-cara-menghafal-al-quran-600188.html.

 

Begitu pula ketika sejak bayi sudah diakrabkan dengan Al Qur’an melalui pendengaran akan mampu meningkatkan IQ bayi tersebut. Silakan cek :https://www.facebook.com/notes/%DB%9E-15lam-t3rbukt1-b3nar-%DB%9E/202-memperdengarkan-al-quran-dapat-meningkatkan-kecerdasan-bayi/159756260708946

 

Sungguh tepat wasiat Nabi SAW, “Didiklah anak kalian tiga perkara; mencintai kepada Nabinya, mencintai keluarga Nabi dan membaca Al Qur’an.” (Kanzul Ummal : 16/456, hadits no.  45409).

 

Karena itu, semakin sering kita berinteraksi bersama Al Qur’an melalui tilawah, hifzh maupun murojaah, maka di saat yang sama sebetulnya otak kita sedang diasah dan hati kita sedang dibuka agar mudah menerima anugerah ilmu-ilmu Alloh SWT. Jadi, jangan segan untuk terus menghafal dan mengulangi serta menjaganya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s