Mengapa Orang yang Rajin Shalat Berjamaah di Masjid Disebut Sebagai Orang yang Beriman?

Bila kita mau memperhatikan, ternyata orang-orang yang shalat berjamaah di masjid tidak semuanya tinggal di dekat masjid. Di antara mereka ada yang bertempat tinggal beberapa puluh meter dari masjid. Mereka rela berjalan sejauh itu untuk beribadah kepada Allah. Di sisi lain, banyak orang yang rumahnya bersebelahan dengan masjid tapi tidak shalat berjamaah di masjid. Mereka lebih senang shalat di rumah sendirian. Bahkan mungkin ada yang tidak melaksanakan shalat fardhu. Mengapa bisa terjadi demikian? Apakah yang membedakan orang-orang tersebut dengan orang-orang yang shalat berjamaah di masjid?
Allah Swt. berfirman, “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. At Taubah: 18)

Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa mencintai masjid dia akan dicintai oleh Allah.”(HR. Thabrani)

Dari Abu Darda r.a meriwayatkan bahawa baginda Rasulullah Saw bersabda: “Masjid ialah rumah bagi orang-orang yang bertakwa, Allah Swt telah mengambil tanggungjawab ke atas mereka yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan berfirman: Aku akan memberi kerehatan dan rahmat kepadanya, Aku akan mudahkan meniti titian Sirat untuknya, mendapat keridhaan-Ku dan Aku akan mengaruniakan surga kepadanya.” (HR. Thabrani)

Rasulullah Saw. bersabda, “Jika engkau melihat seseorang yang ke masjid setiap shalat 5 waktu, maka catatlah bahwa ia adalah seorang mukmin.” Firman Allah dan Sabda Rasulullah Saw. di atas adalah kabar gembira bagi ahli masjid.

Apa yang menggerakkan mereka untuk berangkat pergi ke masjid yang berjarak puluhan bahkan ratusan meter dari rumah mereka? Ya, tidak lain adalah iman yang bersemayam dalam dada mereka. Mereka mencintai Allah, takut kepada-Nya dan menyembah-Nya. Keimanan menggerakan mereka; keimanan menghidupkan hati mereka untuk tunduk patuh dan taat kepada Allah di manapun mereka berada.

Mereka adalah orang-orang yang ikhlas. Betapa tidak, mereka tidak mengharapkan pamrih dari manusia di antara manusia-manusia yang justru sibuk dengan urusan duniawi. Mereka hanya mengharapkan ridha Allah. Oleh karena itulah, Allah pun menganugerahi mereka gelar “orang-orang beriman” sebagai tanda cinta-Nya kepada mereka.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s