UCAPAN ISTRI YANG SHALIHAH KEPADA SUAMINYA

Asy-Syaikh Muhammad Bazmul hafizhahullah berkata:

“Termasuk perkara yang baik yang sepantasnya dilakukan oleh seorang istri terhadap suaminya di dunia ini adalah dengan menyerupai para wanita penghuni surga, yaitu dengan dia mengatakan kepada suaminya apa yang diucapkan oleh para wanita penduduk surga, “Demi Allah, aku tidak melihat di surga ini sesuatu yang lebih baik dibandingkan dirimu.”

Demikian juga di dunia sepantasnya dia membiasakan untuk memperdengarkan ucapan semacam ini kepada suaminya. Hal itu akan menghibur hatinya, membuatnya semangat, dan menjadikannya ridha kepadanya. Suami juga akan menjadikan istrinya ridha kepadanya dengan ucapan semacam ini.”

📚 Syarh Ma’arijul Qabul, kaset no. 21

🌍 Saluran telegram “Ahkamul Mar’atish Shalihah”

null Keterangan:
Disebutkan dalam Tafsir Ibnu Katsir, jilid 7 hlm. 504 bahwa ucapan wanita penduduk surga kepada suaminya adalah:

ﻭﺍﻟﻠﻪ ﻣﺎ ﺃﺭﻯ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺷﻴﺌﺎ ﺃﺣﺴﻦ ﻣﻨﻚ، ﻭﻻ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ﺷﻴﺌﺎ ﺃﺣﺐ ﺇﻟﻲ ﻣﻨﻚ، ﻓﺎﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺍﻟﺬﻱ ﺟﻌﻠﻚ ﻟﻲ ﻭﺟﻌﻠﻨﻲ ﻟﻚ.

“Demi Allah, aku tidak melihat di surga ini sesuatu yang lebih baik dibandingkan dirimu, juga di surga ini tidak ada yang lebih aku cintai dibandingkan dirimu, maka segala puji bagi Allah yang telah menjadikan dirimu untukku dan menjadikan diriku untukmu.” (pent)

Bidadari Surga Akan Marah Jika Istri Menyakiti Suaminya

Jika istri menyakiti suami, maka bidadari di surga akan marah. Kenapa bisa?
Abu ‘Isa Tirmidzi membawakan judul bab dalam kitab jami’nya: “Ancaman bagi wanita yang menyakiti suaminya.” Imam Nawawi membawakan judul bab dalam Riyadhus Sholihin tentang kewajiban istri pada suami. Keduanya membawakan hadits berikut ini setelahnya.
Dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تُؤْذِى امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِى الدُّنْيَا إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُورِ الْعِينِ لاَ تُؤْذِيهِ قَاتَلَكِ اللَّهُ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيلٌ يُوشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا
Jika seorang istri menyakiti suaminya di dunia, maka calon istrinya di akhirat dari kalangan bidadari akan berkata:
“Janganlah engkau menyakitinya. Semoga Allah mencelakakanmu sebab ia hanya sementara berkumpul denganmu. Sebentar lagi ia akan berpisah dan akan kembali kepada kami.” (HR. Tirmidzi no. 1174 dan Ibnu Majah no. 2014. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan).
Beberapa faedah dari hadits di atas:
  • Yang dimaksud janganlah menyakiti suami adalah menyakitinya dengan alasan yang tidak benar.
  • Bidadari surga yang dimaksud adalah wanita yang putih matanya begitu putih dan hitam matanya begitu hitam. Matanya pun begitu mempesona.
  • Hadits di atas menunjukkan tidak bolehnya seorang istri menyakiti hati suaminya di antara bentuknya adalah tidak mau taat pada suami dalam hal yang ma’ruf (perkara kebaikan).
  • Namun hendaklah masing-masing pasangan berlaku baik satu dan lainnya, tidak menuntut yang lain untuk menunaikan haknya. Dengan demikian ikatan cinta suami istri akan terus langgeng.
  • Allah menjanjikan balasan bagi orang beriman dengan mendapatkan pasangan yang suci, enak dipandang, yang membuat seseorang begitu cinta dan rindu padanya.

 

Semoga kita mendapatkan istri yang shalihah yang jadi penyejuk mata di dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s