MENGENAL SEJENAK IBUNDA IMAM MALIK BIN ANAS (W. 179 H)

Siapa yang tidak mengenal beliau? Beliau adalah guru besar Imam asy-Syafi’i rahimahullah. Ibunda Imam Malik bin Anas bernama ‘Aliyah. Ia adalah ibu yang benar-benar memperhatikan tumbuh kembang anaknya, dan mengetahui dengan baik bagaimana cara mendidik anak dengan baik dan benar.

Dalam suatu riwayat, Imam Malik pernah bertanya kepada ibunya, “Ya Ummi, bolehkah ananda pergi untuk menuntut ilmu?”

“Kemarilah, pakai pakaian santri dulu.”

Lalu sang Ibu membelikan sejumlah gamis baru berwarna putih untuk puteranya, dan memakaikan surban kepadanya, lalu menyisipkan sejumlah Dirham ke sakunya.

“Sekarang, pergilah ke majelis Rabi’ah, dan pelajari bagaimana adabnya sebelum engkau ambil ilmunya. pesan sang Ibu.

Memang, beliau–rahimahallaah–adalah seorang ibu yang bijak dan tulus. Ia mendidik puteranya yang kelak menjadi salah satu imam panutan dunia, agar berkunjung ke salah seorang ulama terkenal di masa itu, Rabi’ah bin Abi ‘Abdirrahman. Tujuannya tak lain ialah demi mempelajari adab sang Guru. Alias bagaimana beliau belajar dan mengajarkan suatu ilmu? Bagaimana sikap tawadhu’ nya? Dan bagaimana tingkah laku dan wibawanya?

Sang ibunda menasihati puteranya agar mempelajari itu semua sebelum mengambil ilmu dari sang Guru, dan ini menunjukkan kecerdasan akal beliau sebagai Ibu. Ternyata, pesan Ibu yang cerdas ini juga diamalkan oleh salah seorang cendikiawan asal Mauritania. Beliau adalah asy-Syaibani rahimahullah yang pernah membawa puteranya yaitu Syaikh Muhammad Said kepada al-‘Allamah Hamid bin Muhammad bin Mihnaz Babah.

Asy-Syaibani lantas berkata kepada puteranya, “Aku tak ingin engkau mengajari anak ini satu ilmu pun. Aku hanya ingin dia mempelajari tingkah laku dan adabmu. Maka biarkan dia menyertaimu tiap kali engkau berdiri, duduk, dan tidur.”

Berkat itu sang putera mempelajari banyak hal terkait tingkah laku, adab, dan akhlak para Ulama; disamping juga mendapatkan banyak ilmu dari majelis sang Guru. [/end]

****

Sumber tulisan: buku Ibunda Para Ulama Salaf, karya Sufyan bin Fuad Baswedan, M.A.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s