Malam yang Lebih Nikmat dari Malam Pertama

“Kami bersama Shaqiq Al-Balkhi ketika melawan Turki. Kala itu, saya hanya melihat kepala yang tertebas dan pedang saling beradu. Perang berlangsung dahsyat. Kemudian Shaqiq berkata kepadaku, “Kita berada di antara dua baris pejuang, wahai Hatim! Bagaimana menurutmu hari ini? Apakah seindah malam pertamamu?”

Saya menjawab, “Tidak, demi Allah.”

Shaqiq kemudian berkata, “Demi Allah, pada hari ini, saya merasa lebih bahagia dari apa yang saya rasakan ketika malam pertama.” Lalu, ia berbaring di antara dua baris pejuang yang mati syahid dan menempatkan tameng dari kulit di bawah pipinya sampai saya bisa mendengarnya mendengkur.

Shaqiq juga pernah berkata kepadaku, “Bertemanlah dengan orang-orang seperti dirimu ingin bermain dengan api, ambil yang bermanfaat dari mereka. Tapi berhati-hatilah jangan sampai terbakar.”

Shaqiq meriwayatkan hadits dari Ubad bin Katsir. Dia adalah seorang teman dekat Ibrahim bin Adham. Dia terbunuh dalam Perang Kulan pada tahun 194 H.

Penulis : Dhani El_Ashim


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s