Mengambil Pelajaran dari Dunia

DUNIA merupakan tempat istirahat bagi para pengembara. Ia tidak kekal. Setelah itu ada kehidupan abadi, yakni kehidupan akhirat. Oleh karena itu jangan melihat dunia sebagai tujuan untuk mengumpulkan harta dengan cinta dan nafsu berlebihan. Akan tetapi ambillah pelajaran darinya bahwa setelah kehidupan ada kematian, dan manusia harus mempertanggungjawabkan hidupnya pada Allah Subhanahu Wa Ta’ala di alam akhirat.

Suatu hari Saad bin Abi Waqqas mengunjungi RasulullahShalallaahu ‘Alahi Wasallam. Beliau bertanya: “Dari mana kamu Saad?” Dia menjawab: “Baru saja aku bersama salah seorang kaum badui, mereka menjadikan perut dan nafsu birahi sebagai tujuan hidup.”

Nabi berkata: “Bukankah aku pernah mengabarkan kepadamu yang lebih mengherankan dari itu?” Dia menjawab: “Benar.” Nabi berkata: “Janganlah engkau berbuat sesuatu yang engkau ingkari dan jangan mengulanginya.”

Sufyan al-Tsauri berkata: “Barang siapa mengambil dunia sebagai pelajaran, maka amal shalihnya tidak akan berkurang”. Orang-orang bertanya, “Kapankah seorang menjadi pengambil pelajaran dunia?” Dia menjawab: “Ketika ia berpendapat, segala sesuatu di dunia ini akibatnya adalah kehancuran, dan pelakunya akan kembali ke tanah.”

Yahya bin Mu’adz berkata: “Hendaklah engkau memandang dunia sebagai pelajaran, hidupmu di atasnya adalah keterpaksaan dan penolakanmu atasnya sebagai ikhtiar.”

Hatim al-Asham berkata: “Barangsiapa melihat orang mati, tetapi tidak mengambil pelajaran darinya, maka ilmu, amal, dan nasehatnya tidak berguna bagi dirinya.”

Ahmad bin Harb berkata: “Bumi heran terhadap dua orang. Pertama, orang yang tidur di atas pembaringan. Kedua, pada orang-orang yang berselisih paham merebutkan sejengkal tanah.”

Kepada keduanya, bumi berkata, “Wahai anak adam berpikirlah, kelak berapa lama engkau akan tertidur di dalam perutku. Dan engkau orang yang bertengkar demi sejengkal tanah, berapa banyak nenek moyangmu berusaha memiliki, tapi tak satu pun mereka yang berdiri di atasnya.”

Ahmad bin Harb berkata: “Banyak manusia bernaung dari sengatan panas matahari dan mereka lupa bernaung pada panas api neraka.”

MALIK bin Dinar berkata: “Barangsiapa yang berakal, tapi tidak mengambil pelajaran dari dunia maka hatinya telah tertutup.”

Ibrahim bin Adham berkata: “Pada suatu malam, Ibrahim al-Taimi hendak membuang air seni. Ia keluar dan setelah itu ia tidak bisa tidur. Ketika ditanya tentang hal itu, ia menjawab: “Ketika aku ingin kencing aku teringat ahli neraka dan yang menimpanya di sana. Mereka terus ditimpa rantai dan tali kekang sampai pagi, sehingga aku tidak bisa tidur.”

Fatimah, istri Umar bin Abdul Aziz berkata: “Demi Allah, Umar tidak diracun dan tidak dibunuh, tetapi ia meninggal karena takut kepada Allah dan khawatir masuk neraka.”

Tsabit al-Banani berkata: “Pada suatu ketika Dawud ‘alaihissalam melewati api unggun yang berkobar, ia teringat neraka dan seluruh persendian tubuhnya bagaikan terlepas kemudian pingsan. Orang-orang menyadarkannya lalu ia berkata, “Ya Allah, kami tidak kuat terhadap panas matahari-Mu, bagaimana nanti kami kuat menahan sengatan api neraka-Mu.”

Setiap hari Yazid bin Murtsad mengucurkan air mata. Ketika orang bertanya tentang keadaannya, ia menjawab: “Seandainya Allah mengizinkanku untuk memasukkan diriku ke dalam bak mandi jika aku berbuat maksiat, pasti itu tak seberapa karena neraka yang dijanjikan bagi para pendosa itu sangat panas dan pedih.”

Nabi Isa ‘alaihissalam melewati kompleks pekuburan. Ia mendengar seseorang berkata: “Sudah berapa banyak tubuh yang sehat, wajah yang bersinar dan lidah yang fasih antar generasi, tetapi mereka tetap menjerit di sini.”

Ahmad bin Harb berkata: “Banyak manusia bernaung dari sengatan panas matahari dan mereka lupa bernaung pada panas api neraka.”

Renungkanlah wahai saudaraku. Jadikanlan anggota tubuhmu sebagai pengambil i’tibar atas kehidupan dunia.*/Abdul Wahhab Al-Sya’rani, dari bukunya Lentera Kehidupan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s