Qiyamul Lail, Bekal Seorang Mujahid

Leave a comment

JN-IDLIB-8Mata yang mengantuk mungkin dapat diobati dengan tidur. Namun hati yang resah, gelisah dan banyak masalah, tidak dapat diobati, kecuali dengan mendekatkan diri kepada Allah.

Orang-orang shalih hatinya merindu untuk selalu bersama Allah. Seperti orang yang jatuh cinta, selalu terbayang wajah sang kekasih. Kerinduannya yang mendalam membetot dirinya masuk ke dalam lingkaran ibadah dan munajat yang hampir tidak terputus. Mereka sedikit sekali tidur. Allah ta’ala berfirman,

إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا ذُكِّرُ‌وا بِهَا خَرُّ‌وا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَ‌بِّهِمْ وَهُمْ لَا يَسْتَكْبِرُ‌ونَ

تَتَجَافَىٰ جُنُوبُهُمْ عَنِ الْمَضَاجِعِ يَدْعُونَ رَ‌بَّهُمْ خَوْفًا وَطَمَعًا وَمِمَّا رَ‌زَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ

“Sesungguhnya orang yang benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan memuji Rabb-nya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu berdoa kepada Rabb-nya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa-apa rezeki yang Kami berikan.” (QS. as-Sajdah: 15-16). More

Sang pengantin yang memilih medan jihad daripada jabatan

Leave a comment

fatah-al-islam

Muhib Al-Majdi

(Arrahmah.com) – Ini adalah kisah tiga orang sahabat muhajirin yang memilih jihad daripada jabatan, sampai mereka gugur di medan perang Ajnadin dan Marj Shuffar. Ketiga orang tersebut adalah kakak-beradik dari suku Quraisy, tepatnya dari Bani Abdu Syams bin Abdu Manaf. Mereka adalah Khalid bin Said, Amru bin Said dan Abban bin Said.

***

Orang pertama adalah Khalid bin Sa’id Al-Umawi. Nama lengkapnya Khalid bin Sa’id bin Ash bin Umayyah bin Abdu Syams bin Abdu Manaf bin Qusay. Khalid bin Said masuk Islam sejak awal dakwah di Makkah. Menurut keponakannya, Khalid bin Said masuk Islam pada tahun ketiga atau keempat kenabian, pada awal Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam berdakwah secara terang-terangan. More

Jika Masih Hidup, Nabi Muhammad Akan Bergabung Dengan ISIS

Leave a comment

 Beberapa hari yang lalu kita dihebohkan oleh seorang khatib Jamaah Daulah Al Baghdadi yang mengatakan seandainya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ada di tengah kita (masih hidup) pada hari ini dan beliau menjumpai Daulah (Khilafah Al-Baghdadi/ISIS), tentu beliau akan bergabung dengan Daulah (ISIS). berikut videonya:

 

Video ini langsung dijawab dengan tegas oleh Syaikh Abu Qatadah dalam rilisannya:

JAWABAN TEGAS TERHADAP ORANG YANG MERASA BINGUNG
DENGAN PERKATAAN SANG KHATIB GHULAT YANG DURJANA
Oleh: Syaikh Abu Qatadah Al Filishthini

Segala puji bagi Allah rabb semesta alam, shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan siapa saja yang loyal kepada beliau, amma ba’du:

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِ‍َٔايَٰتِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ لَا يُفۡلِحُ ٱلظَّٰلِمُونَ ٢١

“dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan terhadap Allah, atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan.” [Al An’am: 21]

فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبًا أَوۡ كَذَّبَ بِ‍َٔايَٰتِهِۦٓۚ إِنَّهُۥ لَا يُفۡلِحُ ٱلۡمُجۡرِمُونَ ١٧

“Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayatNya? Sesungguhnya, Tiadalah beruntung orang-orang yang berbuat dosa.” [Yunus: 17]

Sungguh sangat keterlaluan apa yang telah dikatakan oleh khatib Jamaah Daulah Al Baghdadi, ia mengatakan seandainya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam ada di tengah kita pada hari ini dan beliau menjumpai mereka (Daulah), tentu beliau akan menjadi pengikut Daulah batil mereka.

More

Leave a comment

Nasehat Berharga Syaikh Al-Muhaisiny Kepada Para Pemuda Daulah: “Bukan Karena Ini Engkau Berangkat berjihad”

Fazel Haitamy

By Fazel Haitamy February 6, 2015 23:11

Nasehat Berharga Syaikh Al-Muhaisiny Kepada Para Pemuda Daulah: “Bukan Karena Ini Engkau Berangkat berjihad”

بسم الله الرحمن الرحيم

Saya akan menuliskan serangkaian kultwit, untuk menasehati para anggota Jamaah Al Baghdadi yang semoga Allah kembalikan mereka kepada kebenaran dan diberikan hidayah.

Rangkaian kultwit ini saya beri judul dengan “Bukan Karena Ini Engkau Berangkat Berjihad.” Dengan izin Allah, kami tidak akan bosan menasehati mereka selagi nyawa masih dikandung badan. Ini adalah kultwit yang saya tulis untuk menjawab sejumlah surat yang ditujukan kepada saya, dari sejumlah orang yang Allah sinari penglihatan mereka sehingga mereka menyadari kesesatan yang ada pada kelompok Al Baghdadi.

Salah seorang dari mereka menyurati saya yang isinya: “Wahai syaikh, bagaimana caranya melepaskan diri dari semua ini, karena saya sudah muak dengan kezhaliman yang selama saya saksikan, darah yang selama ini mengalir dan vonis kafir yang selama ini saya dengar.”

Yang lainnya berkata: “Ketahuilah bahwa engkau tidak akan mempercayaiku, namun saya bersumpah dengan nama Allah, ketika saya sedang berada di dalam sebuah penjara yang besar, saya menyaksikan kezhaliman dan vonis kafir, saya telah membuat keputusan yang sulit untuk keluar dari kelompok mereka.”

Serta masih ada puluhan orang lainnya yang Allah berikan kemudahan untuk keluar dari kelompok mereka, dan masih ada yang takut untuk keluar. Maka kepada mereka dan setiap orang yang bersedia mencari kebenaran dan menginginkan kesuksesan, saya katakan: “Bukan karena ini engkau berangkat berjihad”.

Benar, Bukan karena ini engkau berangkat berjihad, karena menurut perkiraan saya, tidaklah engkau berangkat berjihad, kecuali dengan niat untuk menjauhi api neraka dan kemurkaan sang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. Apakah engkau berangkat berjihad dengan niat menjauhi kemurkaan Allah namun mendekati kemurkaan Allah lainnya?

Sesungguhnya vonis kafirmu terhadap kaum muslimin, dan kebersamaanmu dengan kelompok yang gemar membunuhi kaum muslimin serta menjuluki mereka sebagai orang-orang murtad, merupakan kemurkaan Allah yang seharusnya engkau jauhi, maka saya katakan kepadamu agar engkau selalu ingat: “Bukan karena ini engkau berangkat berjihad”.

Coba dengarkan perkataan Al Adnani, maka saya katakan; berapa banyak ahli tauhid yang akan menjadi musuh orang ini beserta para pengikutnya kelak di hari kiamat? Saya meminta kepadamu untuk merenungkan betapa bahayanya Jamaah Al Baghdadi ini bagi keberlangsungan agama Islam dan kaum muslimin, apakah yang ia perbuat di Syam masih belum cukup?

Ada apa dengan para singa Yaman yang senantiasa memusuhi para thaghut, namun akhirnya tidak tahu alasan apa yang akan mereka berikan di hadapan Allah ketika mereka berhenti berjuang, kalian telah memecah belah barisan perjuangan di Yaman. Ada apa dengan barisan perjuangan di Kaukasus? Mengapa ia menjadi terpecah belah? Ada apa dengan barisan Thaliban? Mengapa ia sampai terpecah belah? Berhati-hatilah kalian terhadap jihad dan para mujahidin. Mengapa barisannya menjadi terpecah padahal sebelumnya mereka telah mampu menyatukan barisan, menghancurkan patung-patung, dan memukul mundur Rusia lalu pasukan Salibis!!

Apakah engkau belum merenungkan, mengapa Jamaah Al Baghdadi tidak berkembang kecuali di wilayah-wilayah yang dikuasai oleh para mujahidin? Coba tanyakan pertanyaan yang satu ini kepada dirimu, kemudian jawablah, jika engkau tidak tahu jawabannya, bersaplah untuk menanyakannya kembali di hadapan Allah.

Semoga Allah merahmati dan menerima Az Zarqawi di sisi-Nya, bagaimana jika sampai ia tahu apa yang diperbuat oleh para penerusnya, coba simak perkataannya berikut ini, dan silahkan nilai siapa sebenarnya yang berubah dan menyimpang:

Abu Mus'ab

“Sesungguhnya Allah akan menanyai kalian mengenai Mulla Umar dan mengapa kalian mengabaikan dirinya, yang ia lakukan hanyalah mentaati Allah dan Rasul-Nya, serta menolak untuk memberikan sesuatu yang hina kepada agamanya.”

Mengapa seluruh wilayah cabang Daulah berada di wilayah-wilayah yang di dalamnya terdapat para mujahidin yang sedang berjihad di jalan Allah? Kami tidak pernah mendengar ada wilayah Daulah di Iran, Cina, Prancis dan di negara-negara yang tidak ada jihad di dalamnya? Cukuplah Allah sebagai pelindung kami, dan Ia adalah sebaik-baik pelindung. Kami tidak akan berkata yang lain-lain, cukuplah Allah sebagai pelindung kami, dan Ia adalah sebaik-baik pelindung dari setiap orang yang memecah belah barisan para mujahidin. Cukuplah Allah sebagai pelindung kami, dan Ia adalah sebaik-baik pelindung dari setiap orang yang menumpahkan darah dan mengkafirkan para ahli tauhid. “Bukan karena ini engkau berangkat berjihad”.

Apakah engkau belum pernah bertanya secara jujur kepada dirimu sendiri dan mencari tahu apa kejahatan apa yang telah anggota Daulah lakukan terhadap para tawanan mereka? Coba tengok kehormatan saudari-saudari muslimah yang telah dirampas oleh pasukan Yazidi! Apa yang hendak kalian katakan di hadapan Rabb kalian?

Kepada setiap orang yang jujur dan melihat dengan kebenaran, bertaubatlah kepada Allah dan bersegeralah untuk keluar dari kelompok itu, walaupun nyawamu sebagai taruhannya, karena jika engkau keluar kelompok itu akan merasa terancam, jadi jangan sampai engkau merasa lemah untuk keluar dari kelompok sesat itu. Benar, inilah yang kami serta para ulama kaum muslimin katakan, selama engkau masih bersama kelompok ini, atau menjadi pendukungnya, maka engkau telah ikut serta melakukan kezhaliman dan memecah belah barisan perjuangan bersama mereka, dalilnya:

مَنْ كَثَّرَ سَوَادَ قَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Siapa yang menyemarakkan suatu kaum maka dia termasuk bagian darinya..”

More

Membiasakan berbuat baik

Leave a comment

DSCN2397Saudaraku, Memulai perbuatan baik, membiasakan diri beramal shalih, awalnya selalu berat. Sama seperti memutar sebuah roda, yang pasti memerlukan tenaga lebih besar saat putaran pertama. Tapi untuk putaran kedua, ketiga, dan seterusnya, tenaga yang diperlukan akan lebih sedikit. Dan akhirnya putaran roda itu bisa berjalan, bahkan tanpa memerlukan tenaga untuk memutarnya.

Bagaimana beratnya memulai bangun malam? Bagaimana beratnya memulai puasa sunnah? Atau bagaimana beratnya mengangkat kaki untuk melakukan sholat di awal waktu berjamaah dimasjid, apalagi sholat subuh saat musim hujan dan dingin? Bagaimana beratnya memulai membaca Al-Qur’an? Bagaimana juga saat melakukan dzikir pagi dan sore? Tapi yakinlah, semuanya itu selalu hanya akan terasa berat pada saat kita baru memulainya. Jika sudah dimulai kondisinya bahkan akan berbalik, justru kita akan sulit meninggalkan kebiasaan-kebiasaan baik tadi. More

Arti Kebahagiaan

Leave a comment

Dalam konteks manusia, manusia terbagi menjadi dua yaitu manusia yang bahagia dan manusia yang sengsara.

Allah Swt berfirman, ketika hari itu datang, tidak seorang pun yang berbicara, kecuali dengan izin-Nya; maka di antara mereka ada yang sengsara dan ada yang yang berbahagia. Maka adapun orang-orang yang sengsara, maka tempatnya di neraka, disana mereka mengeluarkan dan menarik nafas dengan merintih, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi akhirat masih ada, kecuali orang-orang yang telah selesai menjalani adzab neraka sesuai kehendak Tuhanmu. Sungguh apapun kehendak Tuhan-Mu pasti terlaksana dengan sempurna. Dan adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga; mereka kekal di dalamnya selama langit dan bumi akhirat masih ada. Tetapi ada orang yang telah selesai menjalani adzab neraka kemudian masuk surga sesuai kehendak Tuhanmu. Sungguh apapun kehendak Tuhan-Mu pasti terlaksana dengan sempurna Qs. Huud [11]” 105-108)

1 More

Kewajiban Mengamalkan ilmu

Leave a comment

syekhWahai para dai Islam, wahai para pencari ilmu, wahai pembawa ijasah tinggi, umat islam masih dalam keadaan bodoh, syirik, bidah, terbelakang, tidak tahu syariat Islam dan tersia-sia. Siapa yang akan menyelamatkan mereka setelah Allah kecuali anda? Allah mengancam bila seseorang menyembunyikan ilmunya, mereka akan dilaknati dan disiksa. Bagaimana Allah mengancam bagi orang-orang yang berilmu untuk menularkan keilmuan kepada orang yang membutuhkan.

Wahai saudaraku anda itu seorang Dai!

Tugas seorang juru dakwah adalah selalu ingat kepada Allah, meskipun banyak orang yang lalai. Ia menghiasi malam dengan ibadah meskipun banyak orang yang tidur. Ia berpuasa, meskipun banyak orang yang tidak berpuasa. Ia bersungguh-sungguh melakukan kebajikan di saat banyak orang yang lupa. Jika anda membayangkan bahwa di dunia saat ini hanya ada satu orang saja yang sadar dan waspada, maka bayangkanlah bahwa orang tersebut adalah anda. Baik dan buruknya umat islam bergantung kepada dirimu. Ukurlah kemampuan dirimu. Mulailah melakukan perjanjian dengan Tuhanmu untuk melakukan ketaatan dan kesetiaan. Jika anda tidak mau melakukan hal ini, maka anda dan juga orang-orang yang bersama anda akan binasa dan anda akan menanggung dosa generasi-generasi yang datang setelah anda. Antum menjadi andalan!!!

More

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.